Terkait Lemahnya Pelayanan Di RSU Vita Insani, Dirut Dan Beberapa Dokter Meminta Maaf Kepada Kapolres Simalungun Dan Masyarakat

0
190
Loading...

BuktiPers.com – Simalungun (Sumut)

Terkait lambannya penangan medis yang dilakukan pihak RSU Vita Insani Pematang Siantar terhadap Aiptu Mangasara Simbolon (Kanit Binmas Polsek Panei Tengah) yang mengalami kecelakaan tunggal hingga meninggal dunia membuat Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan marah.

Marahnya orang pertama di jajaran Kepolisian Simalungun ini diduga membuat Direktur RSU Vita Insani dan dokter-dokter merasa ciut dan langsung meminta maaf kepada Kapolres Simalungun dan Masyarakat.

Permintaan maaf ini disampaikan Direktur RSU Vita Insani dr. Alpin Hoza, M.M beserta Direktur Keuangan Dan Umum Loe Soe Nai dan dr. Sarmedi Purba dalam pertemuan langsung di Lims Cafe Jalan MH. Sitorus Pematang Siantar, Senin (30/7/2018) sekira pukul 17.00 Wib.

“Dalam pertemuan tersebut Dirut RSU Vita Insani dr. Alpin Hoza M. M meminta kepada Kapolres Simalungun agar tidak melanjutkan permasalahan SOP RSU Vita Insani dalam penanganan medis terhadap Alm Aiptu Mangasara Simbolon. Selain itu pihak RS juga meminta maaf atas kurangnya pelayanan pihaknya serta berjanji akan memperbaiki pelayanan terhadap pasien. Dan pihak RS juga menyebutkan telah memberikan Surat Peringatan (SP-1) serta melakukan pemotongan gaji terhadap para tenaga medis yang menangani Alm. Aiptu Mangara Simbolon” ujar Humas Polres Simalungun kepada BuktiPers.com, Selasa (31/7/2018).

Sementara itu AKBP Marudut Liberty dalam pertemuan tersebut menekankan agar peristiwa ini terulang lagi dan meminta agar petugas medis lebih meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dan meminta Dirut agar bertindak tegas dengan petugas medis yang dianggap kurang serius menangani pasien. (BP-01/Adm)

Loading...