Terkait PETI, Kasatpol PP Tobasa Minta Kelurahan Pardede Onan Ambil Tindakan

0
227
IMG-20180405-WA0104
Loading...

Buktipers.com – Tobasa (Sumut)

Terkait semakin maraknya Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Toba Samosir dimana dari tahun ke tahun sejak Pemerintahan WINMAN TOBASA HEBAT persoalan PETI sepertinya tak juga ketemu solusinya, demikian informasi yang dihimpun buktipers.com.

Kawasan Pantai Lumban Silintong yang sebelumnya diminati wisatawan lokal maupun luar daerah pun dirubah oknum pengusaha PETI menjadi lokasi pengumpulan galian c, seperti terlihat di kawasan pantai Lumban Silintong alat berat jenis excavator yg disinyalir milik PS pemilik perusahaan PT.MTJ menimbun pantai dan air danau toba dengan material galian c.

Menanggapi hal ini Tito Siahaan Kepala Dinas Satpol PP Kab.Tobasa yang dikonfirmasi dikantornya menerangkan bahwa kegiatan pertambangan yg dimaksud sudah dicek dan meminta agar Pemerintah Setempat di Kelurahan Sangkar Nihuta untuk mengambil tindakan ” kemarin saya sudah turunkan anggota untuk memeriksa ke lokasi dan sudah meminta agar pihak kelurahan untuk menindak” terang Tito didampingi Parlindungan Butar Butar staff yang dimintanya ke lokasi.

Sementara pihak Kelurahan Sangkar Nihuta yang coba dikonfirmasi di Jl.Tarutung Kamis (5/4/2018) sekitar pukul 15:20 WIB satupun yang berada dalam kantor.

Pimpinan maupun anggota Komisi B DPRD Kab.Toba Samosir yang coba dikonfirmasi terkait hal ini tak ada yang di kantor , hingga saat berita ini diterbitkan alat berat jenis excavator masih berada di kawasan pantai Lumban Silintong . (HSL)

Loading...