Tiket Habis, Calo Bergentayangan Di Pelabuhan Sibolga

0
271
IMG-20171225-WA0049
Loading...

Buktipers.com – Sibolga (Sumut)

Penumpang pada Hari Natal 2017 di Pelabuhan Sibolga banyak yang mengeluh , pasalnya para calon penumpang kapal penyeberangan Sibolga – Nias Kaget dengan harga tiket. Para calon penumpang ini harus membayar ongkos dua kali lipat dari harga biasanya. Sementara harga tiket yang biasa mereka bayar biasanya hanya Rp 66 .000.Namum kali ini mereka harus membayar Rp 100 ribu hingga Rp 135 ribu dan belum termasuk uang pas yang tidak jelas.

Salah seorang penumpang Kapal Laut di Pelabuhan Sibolga , Bezaro Gulo (41 ), Minggu (24/12/2017) ,mengatakan bahwa Dia bersama keluarga merasa kecewa harus membayar ongkos dua kali lipat dari para agen / calo tiket di Pelabuhan Sibolga , dikarenakan di loket penjualan tiket sudah tidak tersedia lagi, sehingga di duga kuat telah diborong oleh para agen/ calo yang memanfaatkan keadaan Perayaan Natal tahun ini .

“ Kami sampai disini tadi bersama keluarga pukul 16 .00 WIB , langsung kami ke loket penjualan tiket , tapi kata orang itu sudah habis , tiba- tiba datang laki – laki menawarkan tiket dengan harga Rp 135.000 /satu orang, kami minta kurang, tapi calo itu bilang, kalau beli jadi, kalau tidak biar saya kasih sama yang lain. Dan mau tak mau kami terpaksa membelinya , kami harus bayar Rp 810.000 karena jumlah kami 6 orang dan belum lagi uang pas masuk Rp 36.000 , jadi harus kami bayar total Rp 846.000 ,; padahal dalam harga tiket biasanya hanya Rp 66.000, saja , kami sangat kecewa sekali, ” ujar Bezaro .

Selain itu, Bezaro menduga , pihak loket yang menjual tiket bekerjasama dengan para calo untuk meraih keuntungan yang berlipat, serta menyesalkan pihak keamanan yang tidak tau menau dan tidak respon dengan perilaku para calo yang merugikan para calon penumpang ,

“ Kalau aku lihat dari cara mereka, pihak penjualan tiket diloket itu bekerjasama dengan para agen /calo , karena pihak loket sendiripun seolah – olah tidak tau – menau , yang anehnya lagi , disitu ada pihak keamanan dari kepolisian, tapi mereka tidak menanggapi hal itu . Jujur saja kami sangat kecewa dengan pihak pelabuhan disini , baik itu dari ASDP , Dinas Perhungan dan Aparat petugas keamanan , yang diduga mengabaikan kami para penumpang ini ditindas para calo , ” jelasnya dengan nada kesal.

Pantauan dilapangan,, loket tempat penjualan tiket yang ada di pelabuhan tersebut memang benar sudah tidak menjual tiket lagi dengan alasan sudah habis , sehingga permainan agen/ calo tersebut memang sangat merugikan para calon penumpang , serta membuat kenyamanan dan keamanan meraka pun tidak terjamin, sehingga dikhawatirkan dengan cara seperti ini , kemungkinan besar dapat menimbulkan pertikaian antar penumpang yang rebutan tempat duduk diatas kapal , akibat dari nomor tempat duduk yang tertera ditiket tidak sesuai .(Rilis)

Loading...