Tua Tambunan Meninggal di Mawar Selangit

0
461

Buktipers.com, SIMALIUNGUN¬†–¬†Tua Tambunan (54) penumpang angkutan umum mini bus Mawar Silangit tidak bernyawa (meninggal dunia) di tempat duduk penumpang jurusan Pangaribuan menuju Medan, Sabtu (1/7).

Untuk diketahui, Tua Tambunan (korban) beragama Kriten, warga Jalan Amal Luhur Gang Lintang No. 1 Dwikora Medan.

Dari informasi dihimpun, Supir mini bus Mawar Selangit, Parlin Simanjuntak (54), mobil yang dikemudikannya menuju Kota Medan. Saat naik dari loket Minibus Mawar Silangit di Kecamatan Pangaribuan, Sabtu. (1/7) pagi sekira pukul 09.00 wib korban dalam keadaan sehat.

Namun, saat ditengah perjalanan, tepatnya di Desa Tappahan Kecamatan Balige korban mengeluh merasa badan lemas.

Setibanya di Rumah Makan Anugrah Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun seluruh penumpang turun untuk makan siang. Tapi korban tidak ikut turun.

Selaku supir, Parlin dan sebagian penumpang membangunkan korban ternyata korban tidak bergerak.

Saat itu, supir dan sebagian penumpang melarikan ke RSU Parapat untuk ditangani Medis dan setelah ditangani dokter diketahui tdk bernyawa lagi.

Kapolsek Parapat, AKP Hitler Sihombing saat dikonfirmasi, membenarkan perisiwa itu terjadi, menerima laporan adanya penumpang mini bus meninggal dunia dan sudah menangani kasus tersebut. Selanjutnya menghubungi pihak keluarga korban.

“Betul itu, kita akan memeriksa keterangan saksi kejadian itu,” kata Kapolsek.

Adapun saksi pada peristiwa tersebut, antara lain, Rianto Pakpahan (19) warga Desa Parsorminan Kecamata Pangaribuan ketepatan duduk disamping Korban, Carles Simatupang (65) warga Jalan Buntu Lk 4 Kel Cinta Damai No. 52 Medan Helvetia dan Sondang Siahaan (55) warga Kelurahan Cinta Damai No. 52 Medan Helvetia. (John)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here