Tukang Becak Nyambi Tulis Togel, Wak Bebe Gol

0
309
2017-08-29_14.22.45

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Asrudy Buaya alias Wak Bebe (48) seorang tukang becak, warga Jln. Pulau Pinang, lingk IV, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, ditangkap polisi saat menulis Togel (judi tebak angka-red).

Informasi yang didapat di Mapolres Tebing Tinggi, Selasa (29/8/2017) sekira jam 10.00 WIB melalui Kasubag Humas AKP MT Sagala membenarkan atas penangkapan terhadap tersangka.

Pada wartawan AKP Sagala menjelaskan bahwa, tersangka Wak Bebe ditangkap saat sedang menulis kupon judi jenis Togel, Sabtu (26/8) sekira jam 14.45 WIB di sebuah cakruk pinggir Sungai Bahilang dekat rumahnya.

Darinya polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 78 ribu, 1 buah buku blok notes, 1 lembar karbon, 2 buah buku tafsir mimpi, 2 buah pulpen warna kuning dan orange, 2 lembar daftar angka keluar dan 4 lembar bon barang.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolres Tebing Tinggi guna untuk menjalani pemeriksaan selanjutnya, jelas Sagala.

Di hadapan penyidik, tersangka mengakui bahwa, selain nulis togel pada siang hari, ia juga menulis kupon Kim di malamnya. Dan dari hasil omzet penjualan kupon itu, diperoleh persen sebesar 20%. Dan setiap kali pemutaran, bisa didapat omzet sebesar Rp. 300 ribu, akunya.

Diakuinya, bahwa dirinya disuruh Budi, warga Persiakan dan usai menulis, sekitar pukul 17.00 WIB, langsung diantar ke Jln. Musyawarah, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis tepatnya dekat titi gantung melalui Kordinator di lapangan yang bernama Budi Sinaga (DPO) warga Jln Jalak, Kelurahan Pinang Mancung, Desa Paya Kapar, Kota Tebing Tinggi yang merupakan anggota kepercayaan dari bandar berinisial DK.

“Sedangkan untuk kupon Kim pada malam hari, sehabis merekap sekira pukul 23.00 WIB, kutipan diambil langsung oleh Budi Sinaga,” sebut Wak Bebe.

Kini tersangka beserta barang bukti telah diamankan guna untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan Budi Sinaga, hingga kini masih dalam pencarian, jelas Sagala.

Tersangka diancam dengan pasal 303 ayat (1) ke 1e, 2e dan 3e dari KUHPidana tentang judi sila. (Dav/Red)