Tuntut Penuntasan Dugaan Penggelapan Dana BOS TA 2017 Di SMKN 2 Kisaran, Kantor Kejari Kisaran Di Geruduk Massa GM PEKAT-IB

0
130

BuktiPers.com – Asahan (Sumut)

Tuntut penuntasan kasus dana BOS tahun 2017 yang di duga kuat dilakukan oleh Kepala SMK Negeri 2 Kisaran Zulfikar, Massa GM PEKAT-IB Asahan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Kisaran, Asahan, Sumut, Jumat (10/5/2018).

Pada pelaksanaan aksi demo tersebut massa GM PEKAT-IB Asahan membawa poster yang bertuliskan “Dana BOS Bukan Untuk Kepentingan Pribadi”, “Jangan Lemahkan Supremasi Hukum Di Kabupaten Asahan”, “Aparat Harus Adil Dalam Mengambil Keputusan Dan Tidak Tebang Pilih dan spanduk lainnya yang mengecam agar Kepala SMK Negeri 2 Kisaran yang diduga menyelewengkan dana BOS tahun 2017 segera ditindak”.

Koordinator Lapangan Joshua Christian Tobing dalam orasinya meminta Kejaksaan Negeri Kisaran agar dapat menuntaskan dugaan penyelewengan dan korupsi dana BOS di SMK Negeri 2 Kisaran.

“Pak Kajari kami minta agar kasus dugaan penyelewengan dana BOS di SMK Negeri 2 Kisaran yang dilakukan Kepala Sekolahnya Zulfikar” teriak massa.

Namun Kajari Kisaran Robert Hutagalung tidak berhasil ditemui dan massa hanya diterima oleh Kasi Intel, Bobbi Sirait.

“Kita kecewa, Kajari enggan menerima aspirasi kami yang peduli dengan dunia pendidikan. Kami hanya meminta ketegasan Kajari untuk menindak Zulfikar yang diduga telah memperkaya diri dengan menggunakan dana BOS tahun 2017” Ujar Adhe Chandra saat berbincang dengan BuktiPers.com.

Setelah menggelar aksi du Kantor Kajaksaan Negeri Kisaran, Massa bergerak ke Bundaran Tugu Perjuangan Kisaran. (Surya/AP Sinaga)