Waduh Guru Di SMP Negeri 1 Badiri Tapteng Kutip Rp. 25.000 Hingga Rp 50.000 Per Siswa Penerima PIP

0
89

Buktipers.com-Tapteng (Sumut)

Program Indonesia Pintar (PIP) yang di canangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk para pelajar sangat bermanfaat dan membantu bagi penerimanya.

Namun Program ini tidak keseluruhannya mendapat sambutan positif di kalangan Masyarakat terutama di wilayah Tapanuli Tengah yakni di kecamatan Badiri.
Banyak keluhan warga terutama para orang tua siswa salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, terkait program Indonesia Pintar ini .

Di duga oknum guru pendidik di sekolah tersebut sengaja mengarahkan murid penerima PIP untuk memberikan ucapan terimakasih pada guru.

Seperti pengakuan beberapa Murid Kelas VII SMP N 1 Badiri yang di jumpai di sekolahnya pada Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2018 .

Sejumlah murid kelas VII ini mengaku pada awak media ini,bahwa mereka di suruh membayar Rp 25.000,/siswa untuk kelas mereka.

“Kalau kami dari Kelas VII yang menerima, di suruh kasih ke guru Rp 25.000, setelah menerima dari Bank. Kalau kelas VIII,dan IX Di minta mengasih Rp 50.000/siswa. Ada petugasnya khusus yakni Ibu Nova Friska Panggabean Guru PKN yang menerima ,”Tutur sejumlah murid.

Sebelumnya seorang orang tua murid mengatakan kalau pada saat pencairan tersebut di BRI ada sekitar 150 orang siswa dari sekolah tersebut yang mencairkan uang tersebut.

” Waktu itu sekitar 150 orang ada itu yang penerima PIP, anaknya”,tutur Simamora warga Sekitar .

Dan ketika di jumpai Guru yang bersangkutan, mengatakan masih ada les mengajar.

“Saya masih ada les,ya..saya gak janji mau jumpa jam berapa kan?,pokok nya saya masih ada les,saya kan janji hari Rabu jumpa tapi bagi bilang jamnya kan?,”tutur Ibu Nova, sembari berlalu meninggalkan awak media ini.

Sebelumnya ketika di konfirmasi lewat selularnya mengatakan ,itu bukan kutipan, namun ucapan terimakasih dari para orang tua murid.

“Itu bukan kutipan,pak tapi ucapan terimakasih mereka pada guru guru dan itu sudah Lewat rapat orang tua siswa ,”Tuturnya baru baru ini lewat Seluler.(Job Purba)