Walikota Siantar Kukuhkan 62 Satgas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

0
294
received_1818464818163530

BuktiPers.Com – Pematangsiantar (Sumut)

Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah, SE, MM mengukuhkan 62 orang Satgas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di halaman Kantor BPN Kota Pematangsiantar, Jumat (25/8/2017). Pengukuhan itu menjadi komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam pemberian legalitas tanah di Pematangsiantar.

Pengukuhan Satgas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tersebut ditandai dengan pemakaian rompi secara simbolik kepada perwakilan satgas dari 62 orang dari RT/RW meliputi di 3 Kecamatan yaitu, Kecamatan siantar Barat, Siantar Utara, Siantar Timur. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan secara simbolik sertifikat tanah kepada perwakilan yayasan USI Mudin Saragih, Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Besar Abuin Pakpahan, dan perwakilan Gereja GBKP Pdt.Jekson Barus.

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah menyambut baik PTSL di Kota Pematangsiantar. PTSL ini luar biasa, karena begitu perhatiannya Pemerintah terhadap masyarakatnya, jakalau ini terlaksana 20 ribu bisa teridentifikasi, syukur-syukur menjadi K1 terakreditasi dan bersertifikat. Untuk itu ditekankan kepada masyarakat agar peduli dengan semua ini.

Lanjut Hefriansyah menerangkan bahwa sekarang zamannya era teknologi, manusia karakternya bermacam-macam, orang pintar banyak, orang cerdas banyak, orang licik paling banyak, namun orang baik susah kita mencarinya, karena masalah tanah ini banyak yang bisa terjadi seperti penipuan, penyerobotan, perampasan tetapi kalau kita sudah memiliki sertifikat tanah itulah kekuatan fisik milik kita.

Orang tidak bisa dan berani mencoba-coba memanipulasi kita. Jadi penekanannya K4 tidak ada masalah karena telah sudah bersertifikat, sedangkan untuk K3 yang mana tanah yang masih bermasalah kita tidak peduli tapi ini ada pada kami. Untuk itu saya mengharap kepada para Camat dan Lurah saya minta tolong dibantu dan layanilah masyarakat, supaya kita bisa bersinergi.

“Masyarakat punya harapan dan Pemerintah punya program ditengah-tengahnya kita. Untuk itu saya tekankan saya tidak mau dengar keluh kesah karena aparat Pemerintah yang henggan melayani, membuat susah dan memperlambat dalam pelanyanan, agar RT/RW, dan masyarakat juga harus bisa tertib jangan hanya melapor tetapi laporannya dengan tidak akurat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pematangsiantar, Drs.Resmon Sinamo, M.AP mengatakan, program PTSL merupakan amanat Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, tentang Perturan Dasar Pokok-pokok Agraria, dimana pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab melakukan pendaftaran seluruh bidang tanah di seluruh Republik Indonesia. Dan tujuan PTSL ini adalah untuk mempercepat pemberian perlindungan hukum secara pasti, sederhana, cepat, aman merata serta akuntabel. Sehingga meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Pematangsiantar.

Selain itu juga disampaikan bahwa sesuai data yang ada pada kantor BPN bahwa jumlah bidang tanah yang ada di Kota Pematangsiantar sebanyak 74.513 bidang, dimana sebanyak 50.733 bidang tanah telah bersertifikat dan sisanya terdapat 23.780 bidang tanah belum bersertifikat, jadi inilah yang akan menjadi sasaran dari program PTSL nantinya, terang Drs.Resmon Sinamo, M.AP, mengakhiri laporannya. (01/Red)