10 dari 13 Korban Longsor di Kawasan PLTA Batangtoru Tapsel Masih Sekeluarga

0
0
Longsor di PLTA Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan. (Foto: BNPB)
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian enam dari 13 korban longsor di areal proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel).

Dari 13 orang korban yang tertimbun longsor di PLTA Batangtoru, sepuluh orang di antaranya masih satu keluarga.

Dari informasi yang dihimpun, tujuh orang korban yang longsor ditemukan lima orang di antaranya sudah diidentifikasi masih berasal dari satu keluarga. Sementara itu, dua orang korban lainnya masih dalam proses autopsi di Rumah Sakit Umum (RSU) Sipirok, Tapsel.

Ketujuh korban longsor di Areal PLTA Batang Toru, lima diantaranya merupakan satu keluarga sedangkan dua korban yang baru ditemukan masih dalam tahap otopsi di rumah sakit Umum Sipirok.

“Ya benar itu. Mereka masih satu keluarga,” kata Humas Pemkab Tapanuli Selatan, Isnut Siregar, Senin (3/5/2021).

Berikut nama-nama korban yang tertimbun longsor berdasarkan rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut. 

  1. Anius Waruwu (60)
  2. Yasmani Halawa (50)
  3. Elmawati waruwu (anak perempuan) usia 31 tahun
  4. Jupiter Gulo ( Anak Elmawati) berusia 10 tahun
  5. Novita Gulo ( Anak dari Elmawati ) berusia 8 tahun
  6. Sultan Fahri ( Anak dari Elmawati) berusia 6 tahun
  7. Rio (Anak dari Elmawati ) berusia 4 tahun
  8. Risda (Anak dari Elmawati ) berusia 2,5 tahun
  9. Nursofiah (cucu) berusia 12 tahun
  10. Sadarman Kristian (cucu) berusia 14 tahun.

Tiga korban dari pekerja PLTA Batang Toru merupakan karyawan Shinohydro:

  1. Mister Long (WN China)
  2. Dolan Sitompul
  3. Doly Sitompul.

 

Sumber : iNews.id