10 Peserta Ikuti Lomba Vokal Group di FDT 2019, Sangar Seni Martabe Dolok Sanggul Juara Satu

0
368
Peserta Vocal Group Sangar Seni Martabe Dolok Sanggul yang terpilih sebagai juara 1 di FDT 2019 saat foto bersama dengan dewan juri.
Dijual Rumah

Simalungun, buktipers.com – Memasuki hari ke 3 Festival Danau Toba (FDT) ke-7 tahun 2019, sebanyak 10 peserta mengikuti lomba vokal group yang digelar di Open Stage Parapat, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera  Utara, Rabu (11/12/2019), pukul 12.00 WIB.

Adapun kesepuluh peserta vokal group tersebut, yaitu, SMK Pariwisata USI Pematangsiantar, Vokal Group Tapanuli Utara, Samosir Voice, PGS Serbelawan, Sioloi Poda Medan, Vokal Group Generasi Lintong Ni Huta Humbang, Sanggar Seni Martabe Dolok Sanggul, Natio Band Medan, Blessing Voice Politeknik Pariwisata Medan dan Vokal Group Kabupaten Dairi.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Taman Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara, Denny Afriansyah SH.

Dan ketiga dewan juri, Hendri Perangin-angin SH, Jimmy Hutapea serta Sanur Sinaga SSn MSn.

Deny dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta vokal group yang ikut serta untuk memeriahkan acara ini.

Mudah-mudahan, Festival Danau Toba tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya. Karena tahun ini lebih banyak peserta vokal group dari tahun lalu.

Jadi buat para peserta, siapa nantinya yang menang atau kalah itu sudah biasa, tapi tampilkanlah yang terbaik itu yang penting dan junjung semangat sportifitas perlombaan, ungkapnya.

Kami berharap, bagi peserta group lomba lebih bersinergi meraih kemenangan, dan berikan yang terbaik, sehinga bisa terpilih jadi juara.

Tujuan program ini untuk menonjolkan seni budaya dalam menyambut destinasi Danau Toba menjadi objek wisata Internasinal, ungkap Denny lagi.

Denny juga menyampaikan, bahwa kegiatan FDT telah dibuat menjadi program event tahunan. Dan pelaksanaanya ditetapkan setiap tahun di Open Stage Pagoda Parapat.

Oleh karena itu, masyarakat diminta, khususnya pelaku wisata siap mendukung dan sebagai pelayan yang baik bagi pengunjung.

“Kedepan, Pemerintah Provsu telah membuat program bahwa FDT ini menjadi event tahunan, dan jadwal pelaksanaanya juga dirubah setiap bulan Juli, pada saat masa liburan panjang anak sekolahan. Jadi saya harap, masyarakat bisa logowo dan  menerima perubahan Danau Toba menjadi objek wisata Bali kedua,”katanya.

Sementara, Ketua Dewan juri Vocal group FDT,  Hendry Paranginangin menjelaskan, penentuan menjadi juara para tim lomba vocal group memiliki beberapa kriteria sesuai ketentuan dari panitia. Dan peserta diminta dapat berkompetisi dengan baik serta bersinergi.

“Menjadi juara, ada ketentuan yang harus diikuti peserta, salah satunya dari sisi jumlah peserta, tidak boleh menggunakan alat elektronik, dan yang paling utama berkaitan dengan materi suara, etnis musik, kualitas mobilisasi dan penampilan. Itulah sebagai bahan kami untuk memberikan penilaian kepada para peserta , artinya dari sisi teknik musik kualitasya tentu berkaitan dengan aransemen bagaimana mereka bisa mengolah komposisi lebih menarik,”jelas Hendry.

Terpisah, Marto Naibaho, selaku bidang promosi dan kelembagaan dari Pemkab Hubang Hasundutan, merasa bangga atas terpilihnya Sangar Seni Martabe Dolok Sanggul menjadi juara satu, pada Festival Danau Toba 2019.

“Dengan rasa bangga, saya mewakili Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, mengucap syukur ada ajang FDT  ini. Artinya melalui lomba vocal  group ini, kreatifitas dan potensi serta  bakat anak -anak bisa meraih kesuksesan, dan Pemkab Humbahas siap memberikan dukungan dan fasilitas,”ungkap Marto.

(Stg)