12.920 Keluarga Prasejahtera Siantar Terima Bansos Pangan Non Tunai

0
476
Wakil Walikota Pematangsiantar, Togar Sitorus menyerahkan bantuan sosial pangan non tunai secara simboli pada seorang warga kotanya, Jumat (23/11/2018).(foto/hms)
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Pematangsiantar (Sumut)

Bantuan sosial (Bansos) pangan non tunai adalah program baru dari pemerintah untuk masyarakat prasejahtera, yang penyalurannya melalui mekanisme uang elektronik.

Untuk Kota Pematangsiantar, penyaluran Bansos pangan non tunai itu dilaunching perdana, Jumat sore (23/11/2018).

Bantuan yang dikhususkan untuk keluarga prasejahtera itu,  diserahkan Walikota Pematangsiantar diwakili Wakil Walikota, Togar Sitorus SE.MM bersama perwakilan BI Elly Tjan bertempat di Lantai III, Gedung BI Kota Pematangsiantar.

Penyerahan perdana Bansos pangan non tunai tersebut, disaksikan anggota DPRD Hotmaulina Malau, Kepala Perwakilan BRI Kota Pematangsiantar Sufian Jalil, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pariaman Silaen SH, dan Asisten II Drs.H.M Akhir Harahap serta Kabag Perekonomian Khodir Siregar.

Bansos pangan itu diserahkan secara simbolis kepada perwakilan dari 12.920 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di 8 Kecamatan Kota Pematangsiantar.

Wakil Walikota Pematangsiantar Togar Sitorus, membacakan sambutan Walikota mengatakan, bantuan pangan non tunai adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan itu diserahkan setiap bulan melauli mekanisme akun elektronik, yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/warung yang bekerjasama dengan bank dan Bulog.

Program pemerintah ini merupakan kelanjutan dari program-program penyaluran bantuan sebelumnya, menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

Program ini dinilai sangat efektif dan sangat membantu, karena ini adalah program bantuan yang diserahkan secara non tunai, berhubung sebelum ini bantuan selalui secara tunai oleh masing masing penerima.

Digelontorkannya bantuan perdana ini, sangat disyukuri Walikota sekaligus mengucapkan rasa terimakasihnya kepada para penyuluh.

“Untuk itu diharapkan semua program yang namanya bantuan, apalagi ini program dari Kementerian, harus kita salurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” tandasnya.

Walikota juga menekankan agar dalam penyalurannya selalu diberi pendampingan, termasuk pelatihan dikarenakan akan timbul banyak sekali pertanyaan dari masyarakat.

“Untuk itu, agar program ini efektif, saya sampaikan kepada jajaran di keluarahan agar bekerjasama dengan RT RW, untuk turut serta membantu memberikan informasi, apakah lewat pertemuan warga atau sarana lainnya,” tandas Togar Sitorus.(hms)

 

Editor : Maris