15 Ruko di Pasar Lama Sidikalang Terbakar saat Malam Takbiran, Satu di Antaranya Milik Wartawan

0
339
Detik-detik saat api menghanguskan salah satu titik di kawasan Pasar Lama Sidikalang, Kabupaten Dairi,Selasa (4/6/2019)malam. Tribun Medan/Istimewa
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan (Sumut)

Warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, dikejutkan dengan kebakaran hebat saat malam takbiran, Selasa (4/6/2019) kemarin.

15 unit ruko di kawasan Pasar Lama Sidikalang, Jalan Sudirman, Kelurahan Sidikalang Kota, Kecamatan Sidikalang, ludes dilalap si jago merah.

Salah satunya ialah milik/dihuni oleh keluarga dari wartawan surat kabar Harian Orbit, bernama Sinar Harapenta Ginting.

Ginting kepada Tribun Medan mengungkapkan, ia mengetahui rukonya terbakar setelah dikabari sekitar pukul 22.00 WIB.

“Malam itu kami ada acara bersama keluarga besar di (Kelurahan) Sidiangkat. Karena mau menyambut lebaran itu kan. Jadi, semacam acara doa bersama. Kami semua satu keluarga pergi. Rumah, kami tinggal kosong,” ungkap Ginting, Rabu (5/6/2019).

Begitu dikabari, lanjut Ginting, ia sekeluarga bergegas pulang ke rumah. Ternyata api sudah membesar. Tiada satupun harta benda berhasil diselamatkan.

“Begitulah kondisinya. Dua sepeda motor yang ada di dalam hangus. Pakaian, dokumen-dokumen penting, hangus semua. Ruko ini saya tempati sejak saya menikah dengan istri saya,” ujar Ginting sedih.

Kasubbag Humas Polres Dairi Iptu Donni Saleh mengatakan, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 00.30 WIB. Tak ada korban jiwa akibat insiden ini. Namun, kerugian materiel yang timbul ditaksir mencapai Rp3 miliar.

Adapun nama-nama para korban kebakaran, yakni Kumbul Bintang, Das Tanjung, Tumpak Sinaga, P Silalahi, Somba Tampubolon, Ama Lenny Tobing, Pasu Simbolon, Benny Tobing, Sinar Harapenta Ginting, A Tiong, Jandi Bintang, Ronal Arifin (memiliki tiga ruko sekaligus dan bergandengan), serta Anasrul.

Dua truk pemadam kebakaran dikerahkan tadi malam. Warga bersama polisi turut membantu menyiramkan air menggunakan peralatan seadanya,” ujar Donni, Rabu (5/6/2019).

Dari keterangan sejumlah saksi, sambung Donni, api mulai berkobar diperkirakan antara pukul 20.00 WIB – 21.00 WIB.

“Karena material sebagian besar ruko-ruko itu adalah kayu, api cepat menjalar selanjutnya membakar ruko-ruko di sampingnya,” ujar Donni.

Donni menambahkan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran.

“Dugaan sementara belum ada. Masih kita selidiki. Saksi-saksi juga tak ada yang tahu ruko mana yang duluan terbakar. Sebab, kebakaran diketahui saat api sudah besar, sudah membakar beberapa ruko,” tandas Donni.

Sumber : tribunnews.com