Beranda Hukum 2 ASN di Kabupaten Simalungun Tersandung Kasus Pornografi, Ini Penjelasan Kapolres Saat...

2 ASN di Kabupaten Simalungun Tersandung Kasus Pornografi, Ini Penjelasan Kapolres Saat Press Release

601
0
Kapolres Simalungun, AKBP M Liberty Panjaitan, S.I.K.,MH sata memperlihatkan barang bukti.
Loading...

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Kapolres Simalungun, AKBP M Liberty Panjaitan, S.I.K.,MH, didampingi Kanit Idik II, Iptu Panji Nugraha, S.Tr.K., menggelar press release terkait kasus pornografi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (13/6/2019, lalu, pukul 10.00 WIB, di dalam rumah LS, yang terletak di Huta I, Nagori Pematang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Kapolres menjelaskan kronologisnya, yaitu berawal adanya berita dimedia cetak surat kabar Siantar 24 Jam, tertanggal 11 Juli 2019, di halaman depan berjudul “Oknum Staf & Kaur Diduga Bermuat Mesum”.

Dan dari berita tersebut, lanjutnya, diberitakan ada oknum pegawai Kantor Camat Gunung Maligas dengan inisial BH, diduga melakukan video mesum dengan seorang Seketaris Desa Pematang Gajing, dengan inisial LS, yang mana berita tersebut sudah sampai tersiar di media elektronik dan sudah menjadi berita nasional. Dimana diketahui, bahwa keduanya merupakan ASN.

Selanjutnya pada hari Jumat, 12 Juli 2019, personil Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun, bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan para pihak-pihak terkait dan melakukan interogasi atas beredarnya video mesum yang diduga dilakukan BH dan LS dengan durasi tiga menit tiga puluh detik tersebut.

Baca Juga!  Wakil Bupati Pimpin Rapat Kerja Penanganan Narkoba Di Kabupaten Samosir

Kemudian personil mengamankan BH, di Kantor Camat Gunung Malela dan juga LS, di Kantor Pangulu Pematang Gajing dan selanjutnya dimintai keterangan, perihal video tersbut yang diduga dilakukan mereka berdua (BH & LS).

Petugas Satreskrim Polres Simalungun juga telah memeriksa saksi-saksi dan memeriksa tersangka BH dan LS, serta mengumpulkan bukti-bukti, berupa 1 buah flasdisk berisikan video bermuatan pornografi diduga dilakukan  BH dan LS, 12 (dua belas) handphone milik tersangka dan saksi-saksi, 1 (satu) buah pakaian lengan panjang warna merah jambu, 1 (satu) buah jilbab warna merah jambu, 1 (satu) buah bra warna hitam milik tersangka LS, 1 (satu) buah jaket warna hitam milik tersangka BH dan melaksanakan gelar perkara.

Baca Juga!  Satreskrim Polres Simalungun Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Ngatiem, Tersangka Terancam Hukuman Mati

Tersangka BH (43), jenis kelamin laki-laki, ASN pada Kantor Camat Gunung Malela, warga Huta II Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Dia berperan menyuruh atau memerintahkan LS sebagai objek untuk membuat video mesum antara BH dan LS yang mana alat untuk memvideokan adegan tersebut adalah dengan menggunakan handphone milik LS.

Dan selanjutnya LS mengirim video tersebut ke handphone BH. Terhadap BH, dipersangkakan melanggar pasal 35 Undang-undang RI No44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman selama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda sebanyak enam miliar dan telah dilakukan penahanan, di RTP Polres Simalungun.

Kemudian terhadap tersangka inisial (LS), jenis kelamin perempuan, umur 41 tahun, ASN (Seketaris Desa) Pematang Gajing, warga Huta I Pematang Gajing, Nagori Pematang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Dia berperan sebagai objek atau model sesuai dengan persetujuan LS saat melakukan adegan mesum dengan BH. Dimana LS langsung merekam adegan mesum tersebut dengan menggunakan handphone miliknya dan LS juga yang mengirim video tersebut langsung kepada BH.

Baca Juga!  Jadi Korban Penipuan, Seorang PNS Melapor Ke Kapolsek Raya Kahean

LS dipersangkakan melanggar pasal 34 Undang-undang RI no.44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman selama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda lima miliar dan telah dilakukan penahanan, di RTP Polres Simalungun.

Adegan video konten pornografi berdurasi 3 menit 30 detik yang dilakukan oleh tersangka BH dan LS tersebut, dimana pada saat itu BH sedang menggunakan jaket warna hitam dan LS mengggunakan pakaian lengan panjang warna merah jambu dan jilbab warna merah.

Dalam kasus ini, petugas melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian.

Dimana tersangka BH dan LS memperagakan dari awal sampai akhir dalam pembuatan video berkonten pornografi, sesuai dengan pakaian yang digunakan ada sebanyak 13 adegan.

 

(Rel)

Loading...