2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Waduk Kebun Kelapa Sawit

0
71
Korban saat dievakuasi warga dari waduk.

Sergai, buktipers.com – Dua bocah SD, inisial D Br P (12) dan E Br Manullang (11), tewas tenggelam, di waduk kebun kelapa sawit milik PT. KHI, di Desa Havea, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (5/9/2020) siang tadi, pukul 11.00 WIB.

Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang SH, M.Hum, melalui Kapolsek Dolok Masihul, AKP J Panjaitan mengatakan, sebelumnya Kanit IK Polsek Dolok Masihul, Aiptu R Sianturi, melaksanakan monitoring baket serta deteksi, sehubungan adanya kabar, telah hanyut 2 orang anak-anak di bawah umur, di kolam atau waduk, di areal Afdeling Kebun Sawit Perkebunan PT. KHI.

Kapolres mengungkapkan, bahwa pada hari Sabtu (5/9/2020), sekitar  pukul 10.30 WIB, kedua  korban  bermain-main, di sekitar kolam atau waduk, di Afdeling kebun sawit milik Perk. PT KHI tersebut.

Selanjutnya, kata kapolres, kedua bocah itu, masuk kedalam kolam atau waduk untuk mandi – mandi. Sementara, Moses Purba, tidak ikut masuk ke kolam tersebut dan setelah masuk ke dalam kolam, kedua anak perempuan tersebut, tidak bisa berenang dan tenggelam di waduk itu.

Melihat temannya tidak muncul dari waduk, selanjutnya saksi, seorang temannya, berlari minta tolong ke rumahnya dan memberitahukan ayahnya, Rajali Purba yang kebetulan dekat dengan waduk.

Setelah mengetahui anaknya dan temannya tenggelam di waduk, selanjutnya meminta pertolongan kepada warga. Dan warga secara bersama-sama mencari kedua korban yang tenggelam.

Setelah warga melakukan pencarian dengan alat seadanya, sekitar pukul 11.30 WIB, pertama yang ditemukan adalah korban E Br M, dengan  tubuh telah membiru dan sempat dibawa ke RS, namun nyawanya tidak tertolong lagi.

Selanjutnya warga tetap melakukan pencarian dan sekirar pukul 12.30 WIB, korban D Br P, berhasil ditemukan warga dan tubuhnya sudah membiru, tidak bernyawa lagi. Dan keluarga korban langsung membawa pulang jenazahnya, ke Dusun IV Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul.

Petugas yang berada di TKP menemukan, bahwa TKP berada di tengah areal tanaman buah kelapa sawit milik Perkebunan PT Karya Havea Indonesi (KHI).

Lokasi  waduk dengan kedalaman 5 meter dan  merupakan tempat pengisapan air untuk kebutuhan Pabrik PKS PT. KHI.

Di pinggir kolam atau waduk, pihak Pabrik PKS PT KHI, telah memasang plang pemberitahuan, dilarang memasuki areal kolam dan pihak security tetap kontrol di areal kolam untuk melarang masyarakat memasukinya.

Pasca kejadian, personel Polsek Dolok Masihul membawa korban untuk VER luar ke Rumah Sakit dan  menyarankan kepada keluarga korban, agar membuat surat pernyataan tidak dilakukan outopsi.

“Kasusnya ditangani Polsek Dolok Masihul dan dari pihak keluarga korban, membuat surat pernyataan bahwa korban meninggal dunia dikarenakan tenggelam di kolam atau waduk dan bukan dikarenakan tidakan kriminal,” tandas Kapolres.

 

(ML.hrp)