2 Orang Diduga Pengedar Sabu Diringkus Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dan Polsek Bilah Hilir

0
116
Foto petugas saat memperlihatkan barang bukti.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Dua orang diduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu ditangkap tim Sat Narkoba Polres Labuhanbatu bersama Polsek Bilah Hilir,  pada Kamis (26/8/2021) lalu, sekira pukul 23.30 WIB, dari Jalan Titi Panjang, Kelurahan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Kedua tersangka yaitu berinisial MF (27) dan MK (26), warga Jalan Titi Panjang, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari mereka, diamankan barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip kecil diduga berisikan sabu seberat 0,66 gram brutto, 1 unit handphone android, uang penjualan Rp450, 1 buah sekop terbuat dari pipet, 1 bilah samurai panjang dan 3 bilah pisau.

“Benar tadi malam kami menangkap diduga pengedar sabu dari Negeri Lama,”Kata Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Jumat (27/8/2021).

Menurutnya, penangkapan merupakan tindak lanjut terkait aksi pemasangan spanduk di Jembatan Negeri Lama yang bertuliskan,”Pak Kapolres Masyarakat Butuh Kapolsek yang Serius Memberantas Narkoba”.

Maka hari Rabu (25/8/2021), sekitar pukul 09.50 WIB, diadakan pertemuan dengan masyarakat Bilah Hilir di Cafe Netral Negeri Lama guna menampung aspirasi masyarakat.

Foto kedua pelaku.

Lebih lanjut, kata Martualesi Sitepu, usai melaporkan hasil pertemuan dengan masyarakat, ia pun diperintahkan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan agar memprioritaskan pemberantasan narkoba, di wilkum Polsek Bilah Hilir.

“Tadi malam, saya bersama Kanit 1, Ipda Sarwedi Manurung dan tim 1 melakukan penindakan di Jalan Titi Panjang Negeri Lama dan berhasil mengamankan 2 diduga pengedar yaitu MK dan MF yang merupakan DPO,”jelasnya.

Saat hendak diamankan, tersangka MK berusaha melawan petugas dengan sebilah pisau, namun berhasil di amankan dengan cepat oleh petugas.

Lalu petugas melakukan penggeledahan di dalam kamarnya MK disaksikan oleh Kepling dan menemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu dari bawah tersangka MF yang hendak dibuang karena mengetahui kedatangan petugas dan menemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisikan narkotika jenis sabu-sabu dari dalam dompetnya serta 1 buah sekop plastik dan beberapa senjata tajam didalam kamarnya.

Kemudian dilakukan introgasi terhadap MF yang menerangkan, mendapatkan sabu-sabu dari seseorang berinisial Z dan A (tidak ditemukan di rumahnya lagi saat pengembangan) yang diantar mereka secara bersamaan dan bertemu di bengkel samping rumah MF, 3 hari lalu, sekitar pukul 14.00 WIB sebanyak 1 gram dengan harga Rp.700.000.

Adapun MF adalah DPO dalam 2 LP yang berbeda yaitu LP 10/II/Polsek Panai Hilir tanggal 1 Februari 2021 dengan tersangka yang ditangkap sebelumnya bernama Andre Apri Sitorus dan Fernando Manurung dengan barang bukti sabu 0,02 gram netto dan LP 17/II/Polsek Panai Hilir tanggal 1 Februari 2021 dengan tersangka yang ditangkap sebelumnya bernama Surya Bhakti dengan barang bukti 0,28 gram netto.

Sementara tersangka MK mengaku baru saja membeli narkotika jenis sabu-sabu dari tersangka MF dengan harga Rp 50.000. Saat ini masih dilakukan pengembangan di lapangan, tutup Kasat.

 

(Syafii Harahap)