2 Pelaku Curanmor di Pringsewu Ditangkap, Satu Pincang Ditembak Polisi

0
1
AI (30) dan DA (20) dua pelaku curanmor di Pringsewu, Lampung ditangkap polisi. AI terpaksa ditembak karena melawan petugas (Istimewa)
Dijual Rumah

Pringsewu, buktipers.com – Polisi menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Pringsewu, Provinsi Lampung. Salah satu pelaku terpaksa ditembak lantaran melawan saat ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mengatakan, keduanya yakni berinisial AI (30) dan DA (20). Mereka merupakan warga Pekon Sukabandung, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus.

“Salah satu pelaku mencoba melawan petugas saat dilakukan upaya penangkapan, akhirnya kami diberikan tindakan tegas terukur di bagian kakinya,” kata Feabo Adigo, Minggu (11/7/2021).

Dia menambahkan, kedua pelaku diamankan polisi atas dugaan telah melakukan pencurian sepeda motor Honda vario BE 5715 US yang sedang diparkirkan korban Dewi masrurah (39).

Saat itu, korban parkir motor di depan rumahnya di pekon Wates, kecamatan Gadingrejo, Pringsewu pada Senin (15/6/2021). Kemudian pelaku datang, dan mencuri motor korban.

Berdasarkan laporan itu, kata dia, kemudian pihaknya melakukan serangkaian upaya penyelidikan, dan berdasarkan keterangan para saksi kemudian petugas berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku berinsial DA yang merupakan warga kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus.

“Awalnya Polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku DA dirumahnya pada Jumat (9/7/2021) pukul 01.00 WIB, DA merupakan residivis kasus curanmor yang baru bebas dari Rutan Krui pada bulan Februari 2021,” kata dia.

Usai dilakukan pemeriksaan singkat, kata Feabo, pelaku mengaku melakukan pencurian bersama kedua rekanya yakni AI dan A als Nong.

Berbekal pengakuan tersebut kemudian tim langsung melakukan pengembangan dengan melakukan upaya penggerebekan terhadap AI di rumahnya.

Namun ternyata pelaku tidak ada, setelah itu tim kembali melakukan penyisiran dan menemukan sebuah rumah kosong yang tidak jauh dari rumah pelaku.

“Setelah dilakukan penggrebakan tim berhasil mendapatkan pelaku yang posisinya sedang tertidur. Saat ditangkap, AI melakukan perlawanan terhadap salah seorang petugas, kemudian langsung diberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki sebelah kirinya” kata Feabo.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

 

Sumber : iNews.id