2 Pelaku Judi Togel Online dan 2 Pelaku Pengrusakan Batas Lahan PIR Diringkus Polres Sergai

0
28
Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang saat konferensi pers, Senin (25/1/2021) sore, tepatnya di halaman Mapolres Sergai.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Maraknya permainan judi toto gelap (Togel) online sangat meresahkan masyarakat Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

Hal tersebut membuat Polres Sergai tidak tinggal diam.

Terbukti, Satreskrim Polres Sergai berhasil meringkus bandar dan penulis judi togel dari Kecamatan Perbaungan tersebut.

Dari pelaku, polisi menyita barang bukti, uang kontan sebanyak Rp 12 juta dan 4 unit telepon seluler, yang digunakan untuk mengirim pesan pasangan togel secara online.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum, di dampingi Kasat Reskrim, AKP Pandu Winata dan Kassubag Humas, AKP Sopian mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap, yakni, Viktor Arpileda alias Apeng (44) dan Dermawan alias Acai (36).

Keduanya warga Dusun 4, Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

“Kedua pelaku tersebut masing-masing mempunyai peranan sebagai koordinator dan penulis judi togel di Kecamatan Perbaungan,”ucap AKBP Robin saat konferensi pers, Senin (25/1/2021) sore, tepatnya di halaman Mapolres Sergai.

Katanya lagi, permainan judi togel dilakukan secara online. Dimana penulis mengirim tebakan nomor pesanan, lalu dikirim ke bandar secara online.

“Pelaku mengaku sudah 5 bulan menjalankan aksinya sebagai bandar togel judi online, “ungkap AKBP Robin Simatupang.

Pengakuan pelaku, setiap putarannya dengan omset berkisar Rp 2 juta, dan bahkan lebih. Sehingga setiap Minggunya dapat meraup keuntungan, sampai puluhan juta.

“Permainan judi togel online ini tentunya tanpa izin, sehingga kita lakukan penahanan terhadap kedua tersangka. Dan dalam putaran permainan judi togel online yakni pada hari, Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu, “tandas Kapolres.

Disamping itu, juga diamankan pelaku pengerusakan dan menghasut dengan lisan agar melakukan perbuatan pengerusakan batas HGU milik PT Pandan Indah Rahayu yang ada di Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Kejadian tersebut, pada Kamis (5/11/2020). Dan atas kejadian tersebut kedua pelaku berhasil diamankan.

Pelaku utama yang merupakan oknum Ketua Lembaga Swadaya, inisial SS (45), warga Dusun III Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai.

Selain SS, juga diringkus pelaku SA (40) yang merupakan anggota LSM, warga Dusun V, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai. Keduanya ditangkap pada hari Kamis (21/1/2021), lalu.

Hal ini disampaikan Kapolres Sergai, didampingi Kasat Reskrim, AKP Pandu Winata, Kanit I Reskrim, Iptu Imade, dan Kasubag Humas, AKP Sopian, dalam keterangan persnya, di Mako Polres, Senin (25/1/2021) sore.

Menurut AKBP Robin, SS yang merupakan akomodir massa atau himbauan secara tegas untuk menghancurkan batas pagar pembatas HGU milik PT Pandan Indah Rahayu, sehingga SS yang langsung menghasut dan menyuruh para massa untuk pengurasakan tersebut.

Saat ini, kedua pelaku, SS dan SA, sudah ditangani dan dilakukan penahanan.

Dimana pasal yang dikenakan kepada tersangka SS yaitu pasal 160 KUHPidana dengan ancaman 6 tahun penjara. Sedangkan tersangka SA, dikenakan pasal 170 KUHPidana dengan hukuman 5 tahun penjara.

Selain dua tersangka, masih ada tersangka lain yang saat ini masih dalam pengejaran tim Satreskrim Polres Sergai.

Sementara untuk barang bukti sudah lengkap yakni seperti pagar yang dirusak, vedio rekaman dan alat pengeras suara untuk mengumpulkan massa dalam perusakan.

“Modus tersangka adalah untuk mengusai lahan HGU milik PT Pandan Indah Rahayu yang telah sah dan memiliki HGU. Para pelaku diduga ingin mengusai lahan sebagian, “pungkas Kapolres.

 

(ML.hrp)