Beranda Nasional 2 Warga Sumsel Meninggal Positif Corona, 1 Tenaga Kesehatan

2 Warga Sumsel Meninggal Positif Corona, 1 Tenaga Kesehatan

83
0
Sebagai ilustrasi: Penanganan pasien virus corona. (Antara)

Palembang, buktipers.com – Pemprov Sumatera Selatan merilis ada dua warga meninggal karena positif COVID-19. Seorang pasien terakhir yang juga dinyatakan positif merupakan tenaga kesehatan.

“Mungkin yang menjadi pertanyaan teman-teman adalah terkait Sumsel telah ada dua kasus positif. Saya jelaskan bahwa semua itu adalah PDP yang tertular dan dipanggil Allah SWT, meninggal,” tegas dokter RSMH, dokter Zen, Minggu (29/3/2020).

Pasien kedua yang positif dan meninggal di RSMH yakni seorang tenaga kesehatan. Ia adalah dokter ES (53), asal Prabumulih dan meninggal pada Senin 23 Maret lalu.

“Meninggal selain positif COVID-19 juga ada penyakit penyerta, yakni diabetes mellitus,” kata dokter Zen.

Sementara Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Yusri mengatakan seluruh warga yang kontak dengan dua pasien itu telah didata. Di mana pasien ES tercatat di riwayat perjalanan terakhir dari Jakarta dan Batam.

Baca Juga!  Mantap...!! Peserta JASS 7 Kabupaten OKU Selatan Tembus Hinga 2000 Peserta.

“Untuk pasien 02 meninggal positif COVID-19 ini riwayat perjalanan dari Jakarta dan Batam. Antara kasus 01 dan 02 juga tidak ada kaitan dan berdiri sendiri-sendiri,” kata Yusri.

Dari hasil penelusuran Satgas, tercatat ada 20 warga yang kontak dengan pasien 02. Mereka adalah keluarga, tenaga kesehatan dan pihak yang bepergian.

“Semua sudah kita data, kasus 01 yang JS ini ada 25 orang kontak dan kasus 02 ada 20 orang. Semua kita awasi dan juga kita minta isolasi diri dulu di rumah sampai 14 hari,” katanya.

Kepastian ES positif COVID-19 setelah tim menerima hasil laboratorium dari Litbang Kemenkes. Di mana dua warga Sumatera Selatan, JS dan ES positif virus asal China tersebut.

Baca Juga!  China Kalang-Kabut, Lebih dari 20.400 Terinfeksi Virus Korona

Sebelum hasil diumumkan secara resmi pada 24 dan 28 Maret, penanganan untuk pemakaman diketahui sudah dilakukan sesuai standar. Sebab keduanya memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit dan tanda-tanda tertular COVID-19.

 

Sumber : detik.com

Loading...