3 Penipu Modus Jualan Mobil di Marketplace Ditangkap Polisi

0
1
Ketiga tersangka saat diamankan di Mapolres Langkat. (Foto: istimewa)
Dijual Rumah

Langkat, buktipers.com – Personel Satreskrim Polres Langkat menangkap tiga orang penipu dengan modus jualan mobil di marketplace. Ketiga pelaku tersebut diamankan petugas di Kota Medan, Selasa (4/1/2022).

Kanit Pidum Polres Langkat, Ipda Herman Sinaga mengatakan ketiga orang yang diamankan tersebut yakni AIG alias Gunawan (33), ISR alias Ikram (33), dan AS alias Aan (26).

Mereka diamankan petugas berawal dari penipuan terhadap seorang korban di seputaran Jalan Hang Tuah, Kelurahan Stabat Baru, Kota Stabat. Korban awalnya melihat iklan penjualan mobil di salah satu marketplace.

“Saat itu korban mendapatkan nomor pelaku, kemudian ditelpon lah pelaku Gunawan alias Rasyid untuk negosiasi harga. Kemudian terjadi kesepakatan harga pembelian mobil dengan harga sebesar Rp102 juta. Pelaku mengarahkan agar korban mentransfer uang pembelian tersebut ke rekening Bank Mandiri dengan nomor rekening: 1050016376950 atas nama Oktaviana Fajar Wati,” kata Herman, Jumat (7/1/22).

Setelah uang ditransfer, mobil tersebut tidak diberikan juga. Kemudian setelah kejadian tersebut, korban Kevin Pranata (27) yang merupakan warga Lingkungan IX, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan langsung melaporkan ke Bank Mandiri untuk melakukan pemblokiran terhadap rekening yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

“Jadi ini uang sudah di transfer korban, namun mobil tak kunjung diberikan. Jadi korban merasa ditipu dan langsung memblokir nomor rekening yang diberikan pelaku agar uang tersebut tidak dapat diambil oleh pelaku,” kata Herman.

Kemudian pada Selasa, 4 Januari 2022 sekira pukul 14.00 Wib, Herman mendapatkan informasi kalau pemilik rekening yang menerima transferan uang sedang berada di Bank Mandiri Center Point dan akan melakukan pembukaan blokir rekening.

“Mendapat informasi tersebut, kami tim unit Pidum langsung menuju ke Bank Mandiri Medan. Sesampainya di tempat tersebut, anggota Opsnal langsung mengamankan dua pelaku, Ikram dan Aan. Pada saat itu kedua orang tersebut mengaku diperintah oleh Afriadi alias Apriton untuk membuka blokir di rekening atas nama Ikram dengan nomor rekening 1050016369351. Karena didalam rekening tersebut ada kiriman dana hasil kejahatan sebesar Rp51 juta yang dikirimkan oleh Gunawan,” ucapnya.

“Apabila berhasil membuka, kedua orang tersebut akan mendapatkan upah sebesar Rp 15 juta perorang yang dijanjikan oleh Gunawan. Sedangkan sisanya sebesar Rp 21 juta untuk Gunawan,” terangnya.

Kemudian petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Gunawan.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti satu lembar fotocopy slip bukti transfer ke Bank Mandiri dengan nomor rekening 1050016376950 atas nama Oktaviana Fajar Wati tanggal 03 Januari 2022, satu buah ATM Bank Mandiri warna kuning atas nama Ikram Syah Ramadhan.

“Kini ketiga pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Polres Langkat guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ucapnya.

 

Sumber : iNews.id