3 Santriwati di Paluta Ditabrak Pikap saat Jalan Kaki ke Pesantren, 1 Tewas di Tempat

0
4
Mobil pikap yang menabrak tiga santriwati di Jalinsum Desa Parau Sorat, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Jumat (13/11/2020). (Foto: iNews/Abdul Rahman)
Dijual Rumah

Padanglawas, buktipers.com – Tiga santriwati, warga Desa Parau Sorat, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), ditabrak mobil pikap saat jalan kaki menuju pesantren di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) desa tersebut, Jumat (13/11/2020).

Akibatnya, satu di antara ketiga korban tewas di tempat. Korban yang tewas bernama Susi Susanti (17). Sementara dua santriwati lainnya, Fitri Saima Harahap (17), dan Nadia Rohma Nasution (13), kritis karena luka parah. Saat ini kedua korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan.

Informasi diperoleh, ketiga korban, warga Desa Parau Sorat tersebut ditabrak mobil pikap dengan nomor polisi BK 9765 CJ, Jumat pagi (13/11/2020), pukul 08.00 WIB. Kronologi kecelakaan berawal saat ketiganya hendak pergi ke sekolah Pondok Pesantren Baiturrahman dengan berjalan kaki.

Tiba-tiba di tengah perjalanan, melaju sebuah mobil pikap dengan kecepatan tinggi yang datang dari arah Pasar Matanggor menuju Aek Godang.

Mobil yang melaju dari arah bersamaan dengan ketiga korban langsung menabrak ketiga santriwati tersebut, tepatnya di Jalinsum Desa Parau Sorat.

Tabrakan ini mengakibatkan dua anak santri masuk ke kolong mobil hingga terseret sejauh 10 meter. Sementara satu orang lagi terpelanting sejauh 7 meter.

“Mobil pikap itu melaju dengan kecepatan tinggi. Sopirnya hilang kendali hingga menabrak ketiga anak santri wati tersebut,” kata seorang warga saksi mata, Amron Siregar.

Akibat kecelakaan tersebut, korban Susi Susanti meninggal dunia. Jenazah almarhumah langsung dimakamkan Jumat sore di TPU Desa Parau Sorat.

Kedua teman korban dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan karena mengalami kritis akibat luka berat di sekujur tubuhnya.

Sementara sopir pikap tersebut sudah diamankan polisi untuk menghindarinya dari amukan massa.

“Sopir pikap yang menabrak sudah dibawa ke kantor polisi,” ujarnya.

Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Sampai saat ini pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan karena masih memeriksa sopir pikap dan saksi-saksi kecelakaan tersebut.

 

Sumber : iNews.id