30 Calon Taruna Akmil Positif Covid-19, Ini Respons KSAD Andika Perkasa

0
4
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. (Foto: Dispenad).

Jakarta, buktipers.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa terus memantau penanganan covid-19 yang dilakukan jajaran TNI AD melalui telekonferensi yang dilakukan secara berkala. Dalam pertemuan virtual yang videonya diunggah oleh TNI AD pada Minggu (6/9/2020), KSAD mendapatkan laporan terkait sejumlah calon taruna Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah yang terkonfirmasi positif covid-19.⁣

Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IV Diponegoro Kolonel Ckm dr Rusli menuturkan setidaknya ada 30 calon taruna Akmil yang terkonfirmasi positif covid-19. Menurutnya, 30 calon taruna (catar) tersebut langsung diisolasi di Rumah Sakit Tingkat II Dr Soedjono, Magelang, Jawa Tengah.

“Ada 30 catar yang positif dan langsung kami isolasi di Rumah Sakit Tingkat II dr Soedjono,” kata Rusli dalam video yang diunggah TNI AD, Minggu (6/9/2020).

Lebih lanjut Rusli menuturkan 30 catar tersebut dalam kondisi baik. Meskipun ada beberapa calon taruna yang mengeluhkan batuk hingga pilek ringan.

“Sampai saat ini para calon taruna Akmil dalam kondisi baik, meskipun ada beberapa memiliki keluhan batuk pilek ringan yang sudah semakin membaik. Kami lakukan tes swab ulang di hari ketujuh ini, namun hasilnya belum keluar,” ujarnya.

Menerima laporan tersebut, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan arahan agar para calon taruna yang positif covid-19 bisa diisolasi di Akmil dan tetap mendapat hak-haknya. ⁣Menurutnya, jangan sampai para calon taruna yang diisolasi di rumah sakit kehilangan hak-haknya untuk dapat melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya.

“Kalau mereka diisolasi di Akmil, mereka akan tetap dapat menjalankan tahapan berikutnya meskipun secara terpisah,” tutur Andika.

Oleh karenanya, Andika Perkasa meminta Asisten Personel (Aspers) KSAD menindaklanjuti arahan itu kepada panitia pusat seleksi calon taruna Akmil. Tujuannya agar para calon taruna dapat melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya.

“Aspers akan langsung menghubungi panitia pusat mengenai catar agar mereka bisa terus ikut seleksi tanpa harus dirugikan hanya karena mereka positif. Jangan sampai merugikan hak-hak mereka yang sudah lulus dari daerah, kemudian dinyatakan gagal hanya karena covid-19,” ucapnya.

 

Sumber : iNews.id