Beranda Hukum 13 Hari, 9 Orang Penikmat Sabu dan Ganja Diringkus Sat Narkoba Polres...

13 Hari, 9 Orang Penikmat Sabu dan Ganja Diringkus Sat Narkoba Polres Simalungun

4250
0
Para tersangka yang diamankan Sat Narkoba Polres Simalungun.

Simalungun, buktipers.com – Masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Kabupaten Simalungun, mengapresiasi kinerja Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, dalam hal pemberantasan para penikmat sabu dari kota wisata Parapat.

Dalam kurun waktu 13 hari, jajaran Polres Simalungun, melalui Unit Sat Narkoba berhasil meringkus sembilan orang pengguna sabu dan ganja.

Hal itu dibenarkan Kapolres Simalungun, melalui Kasatres Narkoba, AKP T.P Butarbutar, saat dikonfirmasi Buktipers.com, tentang penangkapan para penikmat sabu dan ganja.

Adapun para tersangka, yaitu, Ridwan Hartono Sinaga (36), warga jalanMerdeka Pangasean, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsip. Hodson Sinaga (28), warga jalan Gotong Royong, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsip. Simson Sinaga (53), warga  jalan Merdeka Pangasean. Sopar Silaen (47), warga Jalan Nelson Purba, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsip. Budi Lubis (36), warga jalan Pora-pora, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsip. Alan Silitonga (28), warga jalan Gotong Royong, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsip.

Sedangkan barang bukti yang diamankan dari Ridwan,  Hodson dan Simson Sinaga, satu bungkus plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu (brutto 0,27 gr), 5 (lima) buah alat isap sabu (bong), empat buah mancis, 1(buah) jarum, 1 buah kaca pirex, 3 (tiga) buah pipet, 1 (satu) buah gunting,1 (satu) buah dompet warna coklat,   1 (satu) unit HP Lenovo hitam, 2 (dua) bungkus plastik klip besar didalamnya berisi 62 plastik klip kosong dan  uang sejumlah Rp. 460.000.

Baca Juga!  Pemuda Ini dan Barang Bukti Sabu Diamankan Polsek Bosar Maligas

Dan barang bukti yang diamankan dari Sopar, Budi dan Alan, yaitu, 1 (satu) buah kotak nasi warna kuning didalamnya berisi 1(satu) bungkus plastik bening diduga berisi narkotika jenis ganja dan 1 (satu) buah gulungan timah didalamnya berisi narkotika jenis ganja (brutto 0,94 gr), ungkap Kasatres Narkoba.

Kronologisnya, yaitu pada hari Jumat,  2 Agustus 2019 lalu, sekira pukul 14.00 WIB, unit opsnal narkoba Simalungun mendapat informasi dari masyarakat, bahwasanya di warung Laguna milik Sopar Silaen, di perbatasan Kabupaten Simalungun –  Kabupaten Tobasa, seringkali menjadi tempat penyalahgunan narkotika jenis sabu dan ganja.

Selanjutnya unit opsnal berangkat ke lokasi dan berhasil mengamankan 6 (enam) orang laki – laki dewasa, berikut barang bukti.

Baca Juga!  BNN Tangkap Anak Buah Napi LP Tanjung Gusta Penyelundup 25 Kg Sabu

Selanjutnya, petugas menginterogasi dan mereka mengakui, bahwa narkotika jenis sabu dan ganja tersebut, didapat dari seorang laki-laki, bernama Yudi yang berada di daerah Ajibata.

Selanjutnya petugas melakukan pencarian dan pengembangan, namun tidak berhasil ditemukan, diduga sudah mengetahui adanya penangkapan.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti, dibawa ke mako Sat Narkoba Polres Simalungun, guna pengembangan lebih lanjut, ungkap AKP T.P Butarbutar.

Hal ini mendapat respon yang baik dari masyarakat Kecamatan Girsip dan anggota DPRD Kabupaten Simalungun.

Masyarakat Girsip berharap dengan  tertangkapnya para tersangka ini, dapat membongkar dari mana asal muasal barang haram tersebut masuk ke kota wisata Parapa, ucap Mansur Purba, Anggota DPDR Simalungun.

Baca Juga!  Warga Hamparan Perak Ditangkap Polisi, Barang Bukti Sabu 0.18 Gram

Mansur Purba yang juga putra kota wisata Parapat, mengapresiasi kinerja Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty serta jajaranya, terkhusus kepada Kasat Narkoba Polres Simalungun.

Mansur Purba mengatakan, bahwa peredaran barang haram tersebut, bukan lagi hanya beredar di kota – kota besar, tapi sudah masuk kepedesaan.

Dirinya berharap agar para mafia Narkoba yang berkeliaran di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon serta di wilayah hukum Polsek Parapat dapat terungkap dari mana asal barang haram tersebut. Dan siapa yang membawanya masuk ke kota Parapat ini, katanya.

Sementara itu, Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno didampingi Kanit Reskrim, Ipda Javercon Manurung, juga berharap, agar masyarakat jangan terpengaruh dengan bujuk rayu pengguna Narkoba.

Dan tetap awasi keluarga kita dan waspadalah bahaya pengguna Narkoba yang mampu merusak segala sendi kehidupan.

Jika sempat terkontaminasi dan menjadi pecandu barang haram itu akan menjadi masalah dikemudian hari, ucap Kapolsek Parapat.

(Stg)

Loading...