4 Orang Ditipu Polwan Gadungan Rp 204 Juta, Dijanjikan Lolos Bintara Polri

0
50
Foto: Barang bukti penipuan polwan gadungan (dok.istimewa)

Jakarta, buktipers.com – Seorang polwan gadungan, Wynda Susanti Tanjung (43), ditangkap polisi atas kasus penipuan. Tersangka menipu empat orang dengan modus menjanjikan korban lolos Bintara Polri 2020.

“Modus tersangka menjanjikan korban akan lolos terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun 2020 di Polda Sumatera Selatan tanpa menjalani tahapan seleksi formal,” kata Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Dony Setiawan, dalam keterangannya, Rabu (26/8/2020).

Dia mengatakan tersangka Wynda meminta uang pelicin kepada tiap korban sebesar Rp 100 juta. Tersangka mengaku sebagai polwan berpangkat AKBP yang berdinas di Polda Metro Jaya.

Selain meminta uang, untuk meyakinkan korban tersangka juga meminta KTP, KK, akte kelahiran dan Ijazah sebagai syarat yang akan diserahkan ke Mabes Polri.

“Tersangka menerima pembayaran awal dari keluarga korban secara tunai di Jorong Bukit Kanduang, Nagari Tanjung Haro Sikabu Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota. Selanjutnya korban diminta mentransfer secara bertahap ke rekening yang digunakan tersangka,” kata Dony.

Korban sadar ditipu setelah diminta datang ke Palembang untuk menyaksikan keberangkatan calon peserta didik yang dinyatakan lulus dan terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tugas Umum ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung Polda Sumsel.

Tersangka Wynda sempat meminta lagi sejumlah uang hingga akhirnya meninggalkan korban di sebuah hotel. Korban lalu menelusuri latar belakang tersangka di Palembang dan baru diketahui bahwa tersangka bukanlah seorang anggota Polri.

Tiga dari empat korban lalu melapor ke polisi pada hari yang sama Rabu (12/8). Tiga korban berdomisili di Sumatera Barat (Sumbar) dan satu berdomisili di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Total kerugian Rp 204 juta,” kata Dony.

Sebelum menangkap tersangka Wynda, polisi menangkap suaminya, Sabar Sikumbang. Diketahui, tersangka baru menikah dengan Sabar pada 29 Maret 2020.

“Sabar ditangkap di Muara Enim, Rabu (19/8) pukul 07.25 WIB. Berdasarkan keterangan Sabar dan hasil penyelidikan di Muara Enim, tim melakukan pengejaran terhadap tersangka Wynda dan berhasil mengamankan Wynda di Depok pada Kamis (20/8) pukul 06.00 WIB,” beber Dony.

Ironisnya, semua korban adalah keluarga Sabar alias suami tersangka Wynda. Polisi menyatakan tak ada sepeser uang penipuan yang diterima Sabar.

“Sabar suami tersangka Wynda merasa tertipu dengan Wynda. Sabar tidak mengetahui bahwa sebenarnya Wynda bukanlah Polwan berpangkat AKBP yang dinas di Polda Metro. Sabar tidak menerima hasil kejahatan dari Wynda dan semua korban adalah keluarga Sabar,” ungkap Dony.

 

Sumber : detik.com