4 Orang Pengedar Sabu Asal Sei Berombang Diringkus Satres Narkoba

0
33
Foto ke empat tersangka.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin langsung oleh Kasat, AKP Martualesi Sitepu SH, MH, di dampingi Kanit 2, IPDA Tito Alhafezt STRK, MH, berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba, di wilayah Pantai Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (25/11/2020), lalu.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan S.IK,MH, melalui Kasat Narkoba, pada Kamis (26/11/2020), kepada awak media, menjelaskan, “bahwa di derah Sei Berombang adalah prioritas kedua setelah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) untuk pemberantasan narkoba. Ini sudah keempat kalinya kita lakukan pengungkapan peredaran narkoba untuk wilayah Sei Berombang,” ungkap Kasat Narkoba.

Adapun 4 orang tersangka yang berhasil diamankan, yaitu, Jenni Marta Ulina alias Jeni (26) dengan barang bukti 1 bungkus plastik klip diduga berisi sabu 0,43 gram, 1 buah sekop terbuat dari pipet, 4 buah plastik klip kosong dan 1 buah toples. Dari penangkapan Jeni, dikembangkan ke Junaida alias Ida (46) dengan barang bukti, 1 plastik klip berisi kristal diduga sabu 0,21 gram, 30 plastik klip kosong, 1 buah sekop pipet, 1 buah panci aluminium tempat menyimpan sabu, 1 buah buku tulis catatan transaksi sabu, 1 unit timbangan elektrik, 1 unit Hp nokia dan 2 buah bong  (alat hisap sabu).

Pengembangan pun terus dilakukan dan dari Ida Muhammad Sukur alias Sukur (40), diamankan barang bukti, 1 bungkus plastik klip berisi diduga sabu 0,28 gram. Barang bukti lainnya, berupa 1 buah kotak rokok, 1 buah buku catatan tranasaksi narkotika.

Foto barang bukti yang diamankan dari para tersangka.

Selanjutnya dari pelaku Sukur, juga dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap Ardy Yansyah Siregar alias Dian (32). Dian berhasil ditangkap dalam rumahnya saat tidur dengan barang bukti, 1 unit HP Samsung dan 1 buah plastik klip kosong.

“Dua orang dari 4 tersangka, adalah resedivis kasus yang sama. Yaitu Sukur dan Dian yang sudah pernah divonis  5 dan 1 setengah tahun penjara,” jelas AKP Martualesi.

Dari hasil pemeriksaan, Sukur mengaku mampu menjual 10 gram sabu setiap dua hari dengan keuntungan Rp1,5 juta. Sementara Dian, mengaku dalam sepekan, menjual 50 gram sabu dengan keuntungan Rp2,5 juta.

Dan untuk saat ini, masih dilakukan pemeriksaan yang intensif terhadap Dian agar dapat dikembangkan seterusnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”pungkas AKP Martualesi Sitepu.

 

(Syafii Harahap)