4 Polisi Jadi Tersangka Kasus Pencurian 7 Pucuk Senpi di Polda Babel

0
307
Dua aoknum anggota Polda Sumsel dijemput tim Subdit III Jatanras Polda Babel terkait kasus pencurian senjata api. (Foto: iNews/Haryanto)
Dijual Rumah

Pangkalpinang, buktipers.com – Empat oknum polisi ditetapkan sebagai tersangka pencurian tujuh pucuk senjata api (senpi) milik Polda Bangka Belitung (Babel), Kamis (30/4/2020).

Keempat tersangka yakni, dua oknum anggota Polda Babel dan dua oknum anggota Polda Sumsel yang dijemput langsung Subdit III Jatanras Polda Babel menggunakan helicopter.

Tujuh pucuk pistol jenis HS tersebut sebelumnya dicuri dua oknum anggota Ditsamapta Polda Babel di gudang logistik Ditsamapta. Tiga pistol di antaranya sudah dijual ke oknum anggota Polda Sumsel seharga Rp15 juta per senpi.

Kasubdit III Jatanras Polda Babel, AKBP Wahyudi mengatakan, ada tiga oknum anggota Polda Sumsel yang dijemput petugas. Mereka diduga terlibat dalam pencurian pistol jenis HS yang dilakukan dua oknum anggota Polda Babel yakni, Bripda M Abrar Febiandy dan Bripda Megy Arya.

“Tiga oknum polisi Polda Sumsel ini kita jemput menggunakan helikopter untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, dua oknum polisi ini yakni, Bripda Bimo dan Bripda Angga ditetapkan sebagai tersangka bersama dua anggota Polda Babel. Sementara satu lainnya sebagai saksi,” katanya, Kamis (30/4/2020).

Dia menjelaskan, tujuh pucuk pistol jenis HS tersebut dicuri tersangka Bripda M Abrar Febiandy dan Bripda Megy Arya di gudang logistik Ditsamapta Polda Babel secara bertahap. Pistol-pistol itu lalu dijual ke BripdaBimo dan Angga seharga Rp15 juta per senpi.

“Bripda M Abrar dan Megy juga diketahui pernah menjual senpi tersebut ke warga seharga Rp5 juta,” katanya.

Keempat tersangka itu kini ditahan di Mapolda Bangka Belitung. Mereka dikenakan pasal berlapis tentang pencurian dengan pemberitaan dan penadah, serta Undang-Undang Darurat Kepemilikan Senpi.

 

Sumber : iNews.id