5 WN Bulgaria Pembobol Rekening Turis di Bali Ditangkap, 1 DPO

0
232
Satu pelaku masih buron. Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Dijual Rumah

Buktipers.com – Denpasar

Lima Warga Negara (WN) Bulgaria ditangkap polisi karena membobol kartu ATM turis asing di Bali. Satu orang masih diburu polisi.

Identitas kelima pelaku yaitu Ivaylo Filipov Trifonov Sofia (43), George Jordanov Sofia (46), Todor Krasimirov Dobrev Sofia (21), dan Andrev Iliev Peytchev Sofia (41). Kemudian Varadin Nikolaev Popov Plodiv (28), dan satu DPO yang belum diketahui identitasnya Mr X.

“Ada satu Mr X yang berhasil melarikan diri masih pengejaran dan sudah koordinasi dengan imigrasi,” kata Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan saat jumpa pers di kantornya, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Kamis (7/2/2019).

Andi menyebut para pelaku menyasar para turis asing yang berwisata ke Pulau Bali. Andi mengatakan para pelaku skimming ini biasanya jaringan dari Bulgaria.

“Modus operandinya di ATM mereka pasang scammer, inilah yang merekam data elektronik di ATM, kemudian disambung dengan router card. Kemudian kabel ini berhubungan dengan modem yang ada di ATM masuk ke card router sehingga kalau ada transaksi masuk data itu ke kartu ini,”

Andi mengatakan para pelaku ini juga meletakkan kamera tersembunyi untuk merekam nomor PIN nasabah bank. Data tersebut divalidasi ke kartu putih yang menjadi kopi kartu ATM milik nasabah.

Saat penangkapan polisi sempat kejar-kejaran dengan para pelaku. Bahkan salah seorang anggota yang akan melakukan penangkapan ditabrak oleh pelaku.

“Pada saat ditangkap petugas akan ditabrak. Di mobil juga ditemukan sajam apabila dia terdesak patut diduga akan melukai korbannya,” tuturnya.

Para pelaku juga dikenal cukup licin dalam beraksi. Mereka menggunakan rambut palsu dan menutup wajahnya dengan sabo.

Para pelaku dijerat dengan pasal 46 ayat (1) jo pasal 30 ayat (1) UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Indormasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah oleh UU No 19 tahun 2016 jo pasal 55 KUHP atau pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP Jo Pasal 55 KUHP. Ancamannya 6 tahun penjara dan denda Rp 6 miliar.

Sumber : detik.com