6 Bakal Calon Kepala Daerah Positif Covid-19, Tim Kesehatan Tunda Tahapan Pemeriksaan

0
3
Rumah Sakit Adam Malik. TRIBUN-MEDAN/Maurits

Medan, buktipers.com – Sebanyak 6 bakal calon (balon) kepala daerah yang mengikuti Pilkada Serentak di Sumut positif Covid-19.

Karena itu, berdasarkan keputusan KPU, bakal calon tersebut ditunda pemeriksaan kesehatannya.

“Kita tidak melakukan pemeriksaan Covid-19, itu adalah persyaratan pencalonan dari KPU. Nanti KPU yang akan memutuskan, sampai berapa lama bakal calon tersebut bisa diikutsertakan untuk tes kesehatan lagi,” ujar Ketua Pelaksana Pemeriksa Kesehatan dr Edy Erdiansyah, Rabu (9/9/2020).

Dari data yang didapat, adapun bakal calon yang positif Covid-19 berasal dari Binjai, yaitu Lisa Andriani.

Lisa yang berpasangan dengan Sapta Bangun akan menyusul mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan usai isolasi berakhir  dan dinyatakan negatif.

Empat dari enam bakal calon di Sibolga dinyatakan positif Covid-19.

Seluruhnya ditunda pemeriksaan paslonnya.

Satu dari empat bakal calon di Tapsel positif Covid-19.

Namun paslon lain tetap melaksanakan pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal pemeriksaan.

Sementara itu, empat daerah yaitu Kabupaten Serdang Bedagai, Pematangsiantar, Gunung Sitoli dan Humbang Hasundutan ditunda pemeriksaannya karena masih 1 pasangan calon.

Sebelumnya, sebanyak 110 bakal calon dari 19 kabupaten/kota telah mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan rohani atau tes psikologi di Santika Dyandra Hotel, Rabu (9/9/2020).

Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin mengatakan, masing-masing KPUD memiliki MoU untuk pelaksanaan tes kesehatan jasmani dan tes psikologi.

Namun, seluruh bakal calon melakukan tes psikologi dan pemeriksaan kesehatan jasmani di RSUP Adam Malik.

Namun di antara seluruh bakal pasangan calon, beberapa di antaranya tidak ikut tes psikologi dan tes kesehatan.

Hal ini karena mereka dinyatakan positif Covid-19.

“Apakah seluruh Sumut ikut tes psikologi dan tes kesehatan di Medan, setiap KPUD punya MoU masing-masing mengenai itu. Tapi memang beberapa bakal calon kepala daerah tidak ikut tes karena positif Covid-19,”  katanya.

Para bakal calon yang positif Covid-19 tersebut nantinya akan mengikuti tes kesehatan dan tes psikologi saat mereka dinyatakan negatif Covid-19.

“Nanti mereka bisa ikut tes setelah isolasi 14 hari, atau setelah mereka ditanyakan negatif Covid-19,” ucapnya.

 

Sumber : tribunnews.com