6 Warga Marok Tua Ditetapkan Tersangka Judi, Ini Penjelasan Polres Lingga

0
7
Foto para pelaku judi yang diamankan Polres Lingga.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Polres Lingga menegaskan kalau sejak Rabu (29/9/2021) lalu, telah dilakukan penahanan terhadap 6 orang tersangka tindak pidana perjudian yang terjadi di dalam rumah milik inisial Wi, warga RT/RW 001/001, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

“Penetapan terhadap enam orang tersangka ini berdasarkan Pasal 303 ayat 1 ke-1 atau Pasal 303 ayat 1 ke 3 atau Pasal 55 atau Pasal 303 bis ayat 1 ke 1 jo Pasal 55 KUHPidana,”ujar Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Adi Kuasa Tarigan, melalui Unit Pidum Satreskrim Polres Lingga, Ipda Reynal Dimas Oki Pratama, S.Tr.K, Kamis (30/9/2021).

Ibda Reynal menambahkan, penindakan perkara tersebut dilakukan bermula dari laporan masyarakat, tepatnya pada hari Selasa (28/9/2021) lalu, pukul 12.00 WIB yang menyampaikan, bahwa di Desa Marok Tua, sering ada kegiatan perjudian dengan menggunakan uang sebagai taruhan.

Lalu sekira pukul 13.30 WIB. anggota Satreskrim Polres Lingga berangkat menuju ke Desa Marok Tua dan sesampainya di sana, petugas langsung menuju ke rumah tempat permainan judi.

Dan saat itu, pintu rumah sudah terbuka, dan anggota Satreskrim Polres Lingga, langsung masuk kedalam rumah dan mengamankan 6 orang terduga pelaku yang sedang bermain judi jenis “Pe Tengah” dan beberapa saksi.

Setelah itu, petugas membawa para terduga pelaku yang berjumlah 6 orang, beserta barang bukti berupa uang sejumlah Rp.1.207.000,- (satu juta dua ratus tujuh ribu rupiah), kartu remi 888 warna merah, kartu remi 888 warna biru dan karpet hijau motif batik ke Polres Lingga guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, jelas Ipda Reynal.

Adapun ke-enam tersangka, yaitu, berinisial JP, pekerjaan nelayan, lalu SN, pekerjaan buruh, berinisial SA, pekerjaan buruh harian lepas, kemudian DI/HN, WI/JG, pekerjaan nelayan, dan terakhir WM/HI, pelajar.

“Saat ini, keenam tersangka tersebut ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polres Lingga dan berdasarkan keterangan pengakuan tersangka, kegiatan perjudian dilakukan hampir setiap hari. Dalam seminggu permainan judi dilakukan 5 sampai 6 hari. Dan setiap harinya permainan dilakukan dari sore hingga subuh,”tutup Ipda Reynal.

 

(R / DL)