63 Pelaku Curas-Curanmor Ditangkap Polda Sumut, Paling Banyak di Medan

0
1
Foto: Polda Sumut tangkap 63 pelaku kejahatan (Datuk/detikcom)
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap 63 pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasa (curas), hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam kurun waktu sembilan hari. Para pelaku kejahatan itu diciduk lantaran telah meresahkan warga.

Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pengungkapan kejahatan curas, curat dan curanmor di mulai sejak tanggal 2 Januari hingga 10 Januari 2022.

Pengungkapan tersebut dilakukan bersama Polrestabes Medan serta enam polres penyangga di antaranya Belawan, Binjai, Deliserdang, Langkat, Serdangbedagai, dan Tebingtinggi.

“Ada 7 polres yang kami gerakkan secara bersamaan untuk melakukan pengungkapan terhadap para pelaku kejahatan yang satu bulan terakhir marak terjadi di Kota medan dan sekitarnya,” kata Tatan saat pers rilis, Rabu (12/1/2022).

Tatan menjelaskan soal pihaknya melibatkan enam polres lain selain Polrestabes Medan. Tatan menyebut hal itu lantaran para pelaku kerap bermain di wilayah hukum polres teesebut.

“Kenapa kami libatkan enam polres lain, karena indikasi para pelaku terkait kejahatan curat, curas, curanmor mereka bermain di area yang tadi kami sampaikan Medan, Belawan, Deli Serdang, Binjai, Langkat termasuk Sergai dan Tebing Tinggi,” sebut Tatan.

Dari hasil pengungkapan selama sembilan hari, petugas mengungkap 50 kasus dengan 63 tersangka. Dua tersangka di antaranya merupakan pelaku begal terhadap petugas kebersihan yang kejadiannya di Medan Timur.

“Selama 9 hari operasi itu dilaksanakan, petugas mengungkap 50 kasus dengan 63 tersangka. Dari 63 tersangka tersebut ada beberapa yang termasuk residivis dan ada beberapa orang yang dilakukan tindakan tegas terukur,” ujar Tatan.

Tatan menyebut kasus tertinggi yang berhasil diungkap berada di wilayah Kota Medan. Di mana, petugas berhasil mengungkap 32 kasus dengan jumlah 38 orang tersangka

“Kasus tertinggi ada di wilayah Kota Medan yang diungkap selama 9 hari, yaitu 32 kasus dengan hasil 38 tersangka,” ujar Tatan.

Selain para tersangka, petugas juga menyita 16 unit sepeda motor berbagai merek hasil tindak kejahatan, STNK, BPKB, handphone serta barang berharga lainnya.

Tatan menegaskan pihaknya terus memberikan keyakinan penuh kepada masyarakat akan menindak tegas para pelaku curas, curat curamnor yang meresahkan, merugikan dan membahayakan masyarakat.

Selain itu, saat dilakukan tes urine terhadap 63 pelaku kejahatan tersebut. Sebagian di antaranya terbukti positif narkoba.

“Saat dites urine, sebagian diantaranya positif (narkoba),” ucap Tatan.

Sementara Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi menekankan bahwa pihaknya hadir di tengah-tengah masyarakat. Polda Sumut disebut akan terus memberikan rasa nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat

“Polda Sumut hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi semua warga negara,” ujar Hadi.

 

Sumber : detik.com