7 ASN Sibolga Dipecat Tidak Hormat

0
198
Kepala BKD Sibolga, Amarullah Gultom.
Dijual Rumah

Buktipers.com – Sibolga (Sumut)

Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga memberhentikan dengan tidak hormat, 7 orang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), karena terbukti korupsi sesuai amar putusan (inkracht) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Ketujuh orang tersebut berinisial, SN, AR, AH, JS, TS, BS dan LN.

“Ketujuh ASN ini dipecat sebelum 31 Desember 2018, sesuai SK yang diterbitkan Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk,” sebut Kepala BKD Sibolga, Amarullah Gultom, Rabu (20/3/2019).

Amarullah menjelaskan, bahwa Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, terpaksa mengeluarkan SK pemecatan 7 pegawai ASN Pemko Sibolga tersebut, meski sebenarnya merasa sangat berat hati dan sedih.

“Bila itu tidak dilaksanakan, Wali Kota selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) bisa jadi tersangka. Itu sesuai aturan yang tertuang di dalam SKB 3 menteri. Apalagi penanandatanganan dan pengawasan SKB itu dilakukan langsung oleh KPK RI,” tutur Amar.

Pemberhentian ketujuh ASN tersebut juga berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) 3 menteri, yakni Mendagri, MenPAN-RB dan Kepala BKN, tentang pemberhentian tidak dengan hormat para PNS yang terlibat korupsi, beber Kepala BKD ini lagi.

SKB 3 Menteri tersebut, ditandatangani di kantor KPK, pada tahun 2018, lalu. Dalam SKB tersebut, kewenangan pemecatan dilimpahkan kepada PPK di daerah, yaitu kepala daerah selaku yang berhak dan berwenang menandatangan SK pensiun, SK pemberhentian, SK perpindahan dan lainnya.

“Selain ketujuh pegawai ASN tersebut, Wali Kota Sibolga juga telah memecat atau memberhentikan tidak dengan hormat terhadap 5 pegawai ASN lainnya,”katanya.

Kelimanya diberhentikan karena tersandung kasus narkoba, indisipliner (tidak masuk-masuk kerja) dan lainnya. Sehingga total ASN Pemko Sibolga yang dipecat sepanjang 2018 jumlahnya 12 orang.

(Ril/Job Purba)