7 TKI Ilegal Tewas Tenggelam, Pemilik Kapal Maut Ditangkap

0
7
Polda Kepri menangkap Busira, pemilik kapal maut yang tenggelam di Perairan Kabil, Batam. Tenggelamnya kapal speedboat ini mengakibatkan tujuh TKI tewas. Foto/iNews TV/Gusti Yennosa
Dijual Rumah

Batam, buktipers.com – Polda Kepri menangkap Busira, pemilik kapal maut yang tenggelam di Perairan Kabil, Batam. Tenggelamnya kapal ini mengakibatkan tujuh tenaga kerja Indonesia (TKI) tewas.

Busira diburu oleh polisi pasca tewasnya tujuh TKI penumpang kapal speedboat yang tenggelam di Perairan Kabil, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pekan lalu.

Kapal nahas itu mengangkut delapan TKI yang diberangkatkan dari Tanjung Membang, Nongsa, Batam ke Malaysia.

Terungkap, Busira merupakan pemain lama dalam hal pengiriman TKI ilegal dari Batam ke Malaysia. Busira ditangkap di tempat persembunyiannya di rumah istri keduanya di Serang, Banten pada Minggu (20/11/2022) sore. Tuduhan yang disematkan pada Busira yakni terlibat jaringan perdagangan manusia.

Wadirpolair Polda Kepri, AKBP Cahyo menjelaskan, peran Busira dalam tenggelamnya kapal speedboat yang menewaskan tujuh orang TKI adalah sebagai penyedia transportasi.

Busira sekaligus merupakan pihak yang menyediakan penampungan sementara pada calon TKI ilegal.

“Busira mengaku bekerjasama dengan Tengku Jafar, warga Indonesia yang tinggal di Malaysia. Busira menerima orderan pengiriman PMI (TKI) ilegal dari batam ke Johor Malaysia dengan menggunakan kapal speedboat miliknya,” kata AKBP Cahyo, Rabu (23/11/2022).

Dia berharap, dengan tertangkapnya Busira akan bisa menguak pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan mafia perdagangan manusia.

“Penyidik sudah bekerja sama dengan Polda yang menjadi daerah asal para korban,” ujarnya.

Diketahui, seorang wanita bernama Zuraida binti Ismail, asal Aceh ditemukan nelayan terapung di Perairan Kabil pada Selasa pagi (15/11/2022).

Dari keterangan Zuraida diketahui bahwa ia bersama tujuh penumpang kapal speed boat hendak ke Malaysia. Namun di perjalanan laut mengalami musibah. Kapal terbalik karena dihantam ombak. Dari tujuh korban yang dinyatakan tewas, satu di antaranya merupakan balita.

Daftar Korban KapalTenggelam:

  1. Zuraida asal Aceh (selamat)
  2. Sulifah asal Jateng
  3. Khairul Nisa asal Aceh
  4. Yusri Muhammad Nur asal Aceh
  5. Mawardi asal DKI Jakarta
  6. Wandli bin Sualiman asal Aceh
  7. Abdullah Ikhsan asal Jateng
  8. Haryanto (belum ditemukan)

 

Sumber : Sindonews.com