Ada Aliran Duit Rp 3 M dari Azis di Dakwaan AKP Robin, MKD Diminta Tegas

0
1
Foto: Lucius Karus (Azizah/detikcom)
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menyoroti sikap Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR terhadap Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, setelah disebut memberi Rp 3 miliar ke eks penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju. Formappi menilai MKD lambat.

“Kelambanan bahkan bisa dikatakan kepasifan yang sangat telanjang dipertontonkan oleh orang-orang terhormat di DPR khususnya ‘tuan-tuan yang mulia’ di MKD. Sayang ya dengan semua sebutan ini jika melihat sikap mereka untuk menjaga kehormatan parlemen dan kemuliaan MKD dalam dugaan pelanggaran etika AS (Azis Syamsuddin),” kata Peneliti Formappi, Lucius Karus, kepada wartawan, Jumat (3/9/2021).

Lucius menyebut rakyat berharap respons cepat dari MKD terkait kasus yang menyeret nama Azis Syamsuddin. Namun, dia menyebut tak ada langkah apapun terhadap Azis selama 2 masa DPR.

“Kelambanan MKD itu seolah-olah ingin membuktikan bahwa Parlemen sudah bukan lembaga terhormat lagi. Karena sudah tidak terhormat, parlemen terlihat sangat nyaman hidup bersama dengan pelaku yang diduga menyuap penyidik, perilaku paling tak beretika yang mungkin bisa dilakukan seseorang di DPR,” tuturnya.

Dia mengaku heran dengan sikap MKD meski ada laporan terhadap Azis hingga nama Azis muncul di dakwaan AKP Robin. Menurutnya, makin lama MKD bergerak, maka makin rendah kepercayaan publik ke DPR.

“Semakin lama respons MKD atas dugaan pelanggaran etik AS, maka menjadi percuma upaya DPR selaku lembaga untuk meyakinkan publik bahwa mereka layak dipercaya,” jelasnya.

Lucius mengatakan hanya MKD yang bisa menunjukkan sikap tegas DPR terhadap Azis. Dia mengatakan terduga penyuap penyidik KPK harusnya langsung diberhentikan dari DPR.

“Idealnya pelaku suap mesti segera diberhentikan, dipecat dengan tidak hormat dari parlemen karena benar-benar menjadikan kehormatan lembaga seperti mainan saja,” tuturnya.

“Dengan informasi baru dari nota dakwaan Stepanus, kita berharap tamparan kepada MKD bisa segera memberikan efek kejut yang mendorong MKD segera membersihkan parlemen dari para terduga perusak kehormatan DPR,” sambung Lucius.

Isi Dakwaan AKP Robin

Nama Azis Syamsuddin muncul dalam surat dakwaan AKP Robin. Azis disebut memberikan uang senilai Rp 3 miliar kepada AKP Robin.

Hal itu diketahui berdasarkan petikan surat dakwaan yang dilansir dari SIPP Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2021). AKP Robin disebut menerima suap totalnya Rp 11,5 miliar dari sejumlah orang, termasuk Azis Syamsuddin.

“Terdakwa selaku penyelenggara negara, yakni penyidik KPK, bersama-sama dengan Maskur Husein sejak bulan Juli 2020 sampai April 2021 atau setidak-tidaknya dalam tahun 2020 dan 2021 telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan, yang diancam dengan pidana pokok yang sejenis, menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000,00 dan USD 36.000,” bunyi dakwaan seperti dilansir SIPP PN Jakpus.

Adapun rincian pemberiannya sebagai berikut:

– Eks Walkot Tanjungbalai M Syahrial Rp 1.695.000.000

– Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado Rp 3.099.887.000 dan USD 36 ribu

– Ajay Muhamad Priatna sejumlah Rp 507.390.000

– Usman Effendi sejumlah Rp 525.000.000

– Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000

 

Sumber : detik.com