Beranda Hukum Ajudan Wali Kota Siantar Diperiksa Polda Sumut terkait Operasi Tangkap Tangan di...

Ajudan Wali Kota Siantar Diperiksa Polda Sumut terkait Operasi Tangkap Tangan di BPKAD

29
0
Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara melalui personel Unit 4 Subdit III Tipikor melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (11/7/2019) sore. Tribun Medan/Ho/Humas Polda Sumut
Loading...

Medan, buktipers.com – Penyidik Subdit III/Tipidkor Ditkrimsus Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap pria yang disebut ajudan Wali Kota Siantar, Rilan, kemarin.

Dia diperiksa terkait operasi tangkap tangan (OTT) kasus pungutan liar (pungli) di kantor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Siantar, beberapa waktu lalu.

“Si Rilan ini sudah diperiksa sebagai saksi,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (13/9/2019).

Penjelasan itu disampaikan Nainggolan menanggapi informasi yang menyebut penyidik Subdit III/Tipidkor Polda Sumut telah melakukan penangkapan terhadap Rilan karena OTT tersebut.

Ia mengaku, berita acara pemeriksaan (BAP) dua tersangka kasus pungli tersebut telah dilimpahkan ke jaksa, dan saat ini penyidik Polda Sumut sedang menunggu petunjuk.

Baca Juga!  Adiaksa Purba Ditetapkan Jadi Tersangka dalam Kasus OTT, Kombes Pol Rony Samtana : Ditahan di Polda Sumut

“Ini pelimpahan berkas yang kedua kalinya ke jaksa karena yang pertama dianggap belum lengkap (P-19). Sekarang kita sedang menunggu petunjuk jaksa,”ujarnya.

Seperti diketahui, penyidik Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Siantar, Hefriansyah Noor dan Sekda Budi Utari Siregar dalam kapasitas sebagai saksi.

Dalam kasus ini Polda Sumut telah menetapkan dua tersangka, yakni Bendahara BPKAD Erni Zendrato dan Kepala Dinas BPKAD Adyaksa Purba.

Keduanya ditahan atas dugaan praktik pungli, berupa pemotongan insentif pekerja pemungut pajak di kantor tersebut sebanyak 15 persen.

 

Sumber : tribunnews.com

Loading...