Akses Jalan Penghubung Desa Pagaran Honas Butuh Perbaikan

0
349
Jalan penghubung Desa Pagaranhonas menuju pusat Kecamatan (Badiri), Kabupten Tapanuli Tengah (Tapteng), butuh perhatian serius dari pemerintah. (Foto/Job Purba)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Jalan penghubung Desa Pagaranhonas menuju pusat Kecamatan (Badiri), Kabupten Tapanuli Tengah (Tapteng), butuh perhatian serius dari pemerintah.

Jalan yang posisinya di dusun dua desa ini, merupakan akses utama dan satu satunya menuju keluar dan masuknya ke desa ini. Dan saat ini kondisi jalan ini sangat parah.

Butuh kehati – hatian ekstra bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur ini.

Warga berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat segera memperbaiki akses jalan tersebut.

“Kita berharap kepada Pemerintah melalui dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab, jalan tersebut merupakan jalan utama warga beraktifitas sehari-hari,”ungkap Pak Manullang, warga desa pada awak media yang berkunjung ke desa ini.

Ia mengatakan, dengan rusaknya jalan tersebut, aktifitas masyarakat menjadi terganggu dan sangat mempengaruhi perekonomian warga yang mayoritas hidup dari bertani dan berkebun, seperti penyadat  karet, dan petani pinang yang merupakan komoditi hasil daerah ini.

Dengan rusaknya akses jalan tersebut, pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan warga menjadi terganggu.

Jalan penghubung Desa Pagaranhonas menuju pusat Kecamatan (Badiri), Kabupten Tapanuli Tengah (Tapteng), butuh perhatian serius dari pemerintah. (Foto/Job Purba)

“Akses jalan tersebut sudah rusak parah, banyak lobang, dan bebatuan yang keluar, apalagi ini jalannya tanjakan.

Bisa kita bayangkan, kalau pengendara sempat terjatuh di jalan ini bagaimana parahnya. Hal ini  jelas meresahkan  warga dan pengguna jalan, khususnya kendaraan pengangkut hasil kebun,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pagaran Honas Yasiria Mendrofa, sangat berharap agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki.

“Kami berharap jalan yang rusak ini dapat segera diperbaiki, agar aktifitas roda perekonomian masyarakat tidak terganggu. Selain itu, jalan ini sangat membahayakan para warga serta anak sekolah yang setiap harinya banyak melintasi jalan ini,”ungkap Yasiria.

Amatan awak media di lokasi, kondisi jalan tersebut tidak cuma rusak, namun  kondisi drainase pun sepertinya tidak berfungsi lagi.

Padahal, jalan tersebut juga salah satu jalan alternatif ke desa tetangga, yaitu Desa Aekbottar, Kecamatan Pandan.

(Job Purba)