Beranda Samosir Akses ke Makam Pahlawan Sidamdam Tertutup, Warga Sihusapi Bilang Begini?

Akses ke Makam Pahlawan Sidamdam Tertutup, Warga Sihusapi Bilang Begini?

90
0
Warga Sihusapi saat berembuk atas penutupan akses ke makam pahlawan Sidamdam. (poto/h.st)
Loading...

Buktipers.com-Samosir (Sumut)

Meski Bupati Samosir Rapidin Simbolon menginstruksikan Jalan menuju makam Pahlawan Sidamdam di Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir agar segera dibuka, namun hingga saat ini jalan tersebut masih tertutup. Hal itu terungkap pada saat rembuk warga disalah satu rumah warga, Senin (3/12/2018).

Salah satu warga U. Simbolon (68) saat ditemui media buktipers disela – sela rembuk warga mengatakan bahwa akses jalan menuju makam pahlawan Sidamdam yang tercatat dalam sejarah pada masa penjajahan Belanda di wilayah Samosir dulunya bisa dilalui warga ataupun pengunjung. Namun saat ini jalan itu telah ditutup oleh warga yang mengaku pemilik tanah bermarga Malau.

Dikatakannya, melihat persoalan itu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon pada saat perayaan hari pahlawan sudah menginstruksikan agar jalan tersebut dibuka kembali.

Baca Juga!  Banjir Landa Desa Sibaro dan Simalas, Warga Minta Perbaikan Tanggul Jebol Diberonjong

Namun melihat Pemerintah yang terkesan lamban menyikapi hal ini, warga huta Sihusapi desa Rianiate Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir yang sebelumnya juga sudah memberikan surat keluhan yang kami tanda tangani bersama tidak kunjung mendapat respon menjadikan kami kecewa dan melakukan rembuk.

Selain itu A. Simbolon (63) yang juga warga setempat menerangkan bahwa sejak masa kecilnya, jalan itu merupakan akses ke Sihusapi, dan merupakan jalan umum. Oleh karenanya, aparat hukum dan pemerintah harus secepatnya bertindak membuka jalan itu.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pada bulan Oktober lalu jalan menuju makam ini ditutup oleh salah seorang warga yang merasa jalan itu adalah miliknya, tidak diketahui pasti apa penyebabnya namun kenyataanya jalan itu benar-benar ditutup dengan menggunakan tembok penahan tanah (pasangan batu).

Baca Juga!  Jalan Bak Kubangan Kerbau, Warga Bogak Besar Aksi Tanam Pohon dan Mancing

Selain akses menuju makam Pahlawan, jalan ini juga merupakan akses menuju perkampungan warga dengan ratusan jumlah penduduk Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Menurut keterangan warga setempat, jalan itu ditutup oleh pemilik tanah marga Malau warga desa Rianiate, kecamatan Pangururan, Samosir.

Kepala desa Rianiate Tumpak Sitanggang, mengatakan sudah beberapa kali melakukan mediasi terhadap marga malau yang melakukan penutupan jalan tersebut tapi tetap tidak mendapat titik terang.

Demikian juga dengan keterangan HM( 63), warga Desa Rianiate, Pangururan, Samosir yang diperkirakan pemilik tanah tempat jalan yang ditutup, menyebutkan bahwa dia bukan pemilik asli tanah itu melainkan adiknya yang tinggal di Simangonding.

Pantauan media Buktipers, rembuk warga berjalan lancar dengan menghasilkan kesepakatan bersama yakni dalam waktu dekat mereka akan bersama-sama melakukan pengaduan ke Polres Samosir. (H.St)

Baca Juga!  Pengusulan Raja Sangnaualuh Damanik Sebagai Pahlawan Nasional RI Dibahas di Senayan

Editor : Andiga

Loading...