Aktivitas Louding Pembalakan Legal, Prusahaan Kantongi Izin Propinsi. 

0
192
Loading...

BuktiPers.com – Lingga (Kepri)

Menanggapi adanya pemberitaan yang sedang viral di medsos maupun beberapa Media On-line dugaan  aktivitas pengelolaan/pemanfaatan kayu di wilayah Desa Panggak Darat Daik Lingga louding di Jalan Raya Pusat Kota Kabupaten menggunakan mobil truck berkapasitas beban berat dalam masa Oprasi Razia Patuh.

Kapolres Lingga, Joko Adi Nugroho SIK.MT kepada pewarta menjelaskan, dari hasil Lidik yang kami lakukan sejak sabtu kemarin sore 29/04 hingga malam harinya dan dilanjutkan lagi pagi senin 30/04 oleh tim Polres Lingga ( Kabag ops, kasat reskrim dan kasat intel) menemukan beberapa fakta yang sudah kami datakan dari semua info ternyata aktivitas yang dilakukan mengantongi izin yang dikeluarkan pada 16 September 2017 oleh Provinsi Kepri.

Baca Juga!  Kesiapan Pemkab Lingga Dalam Pelaksanaan Popda, Dapat Apresiasi Provinsi Kepri.

“Ternyata aktivitas pembalakan kayu mempunyai kelengkapan surat serta administrasi lainnya dalam pemanfaatan kayu hasil pembukaan lahan sawah, dan hal inilah yang menjadi dasar prosedur pengangkutan kayu tersub oleh pihak- pihak yang terkait”, jelas AKBP Adi Joko Nugroho, Senin 30/04

Selanjutnya dikatakan juga Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko, melalui pesan singkat whatSaf senin 30/04 sore, “sudah kita cek kelapangan kayu hasil cetak sawah ada Dukumennya”, tegasnya.

Masih kata Joko Adi Nugroho, untuk itu saran saya, mohon jangan menggiring opini dahulu kepada semua lapisan masyarakat bahwa ini adalah kegiatan yang ilegal, karena pengecekan dan klarifikasi saya masih dilakukan oleh kami dan beberapa unsur terkait seperti kehutanan dan sebagainya.

Baca Juga!  Lanal Dabo Singkep Lakukan Panen Perdana Budi Daya Ikan Air Tawar.

Apalagi ada statement yg menyebutkan bahwa aparat tidak berbuat apa apa ( dalam medsos yg diunggah kemarin) 
Hal ini sangat disayangkan , karena prosedur dan langkah sebenarnya sudah dilakukan oleh pihak yang berwenang, tetapi tentunya butuh waktu.
Karena dalam hal ini kita harus OBYEKTIF, tidak sekedar menerima pengaduan secara sepihak saja dan kita sudah menghakimi sebelum adanya proses.

Bantu kami dan berikan kami waktu agar dapat lebih jelas untuk mendapatkan data dan informasi yang AKURAT demi kepeningan kita semua dan terima kasih atas perhatiannya, tutup AKBP Joko Adi Nugroho (BP/zul/Red).

Loading...