Beranda Hukum Alamak..!! DD TA. 2018 Kampung Kapas II Madina Terkesan Asal Jadi, LP...

Alamak..!! DD TA. 2018 Kampung Kapas II Madina Terkesan Asal Jadi, LP Tipikor Nusantara Akan Tempuh Jalur Hukum

62
0
Loading...

Buktipers.com – Madina (Sumut)

Pelaksanaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 terkesan asal jadi seperti pengadaan Sumur Bor, yang dimohon RT 07 Desa Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal (Madina).

Alhasil warga melakukan musyawarah dan bersepakat untuk menolak pembangunan.

Penolakan itu berdasarkan Berita acara hasil musyawarah warga RT 07 RW 03 Dusun Sidodadi Desa Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan, yang langsung dipimpin ketua RT. Warsino pada tanggal 16 Oktober 2018 lalu.

Dengan hasil rapat yakni, pada hari ini Selasa tanggal 16 Oktober 2018 pukul 21.00 Wib. Tempat, rumah ketua RT. 03 Dusun Sido Dadi, Desa Kampung Kapas II yang dihadiri oleh warga RT. 07.

Dalam musyawarah dipimpin langsung oleh ketua RT. 07 menyampaikan tentang hasil permohonan kepada pemerintah Kampung Kapas II (Kepala Desa) tentang pembuatan sumur bos (air bersih) diwilayah lingkungan RT. 07 karena air bersih yang bisa dikosumsi sangat sulit apalagi pada saat musim kemarau.

Baca Juga!  Anggota DPRD Minta Kejatisu Serius Tangani Kasus Pejabat Madina

Mengingat dan menimbang pengadaan sumur bor (air bersih) yang dimohon tidak sesuai dan terkesan asal jadi maka dengan hasil kepakatan warga RT. 07 menolak atau tidak menerima atas upaya dan usaha dari pemerintahan Desa tersebut dengan alasan “Airnya tidak layak dikomsumsi”.

Maka dari itu hasil musyawarah /kesepakatan warga RT .07 RW. 03 Dusun Sido Dadi, Desa Kampung Kapas memohon kepada Bapak Kepala Desa Kampung Kapas II, kecamatan Sinunukan untuk mencarikan sumber air bersih yang layak dikomsumsi sesuai dengan standar kesehatan.

Demikian permohonan kami warga masyarakat RT. 07 Dusun Sido Dadi Desa Kampung Kapas II agar dapat di perhatikan dan menjadikan pertimbangan bapak dan di ucapkan terimakasih atas perhatiannya.

Baca Juga!  Miliki Narkoba, Mantan Polisi Di Gelandang Polisi

Menanggapi berita acara hasil Musyawarah Warga RT. 07 RW. 03 Dusun Sido Dadi Desa Kampung Kapas II tersebut, Sekretaris DPD LP Tipikor Nusantara Kabupaten Madina, Junaidi Nasution angkat bicara, dan mengaku sangat “kecewa” terhadap Kades Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan Murjiyanto.

“Saya kecewa pada Kades Kampung Kapas II, apa yang di mohon warga RT 07 RW 03 Dusun Sido Dadi Desa Kampung Kapas II tentang pengadaan Sumur Bor atau air bersih yang dinilai warga terkesan asal jadi.

Dimana anggarannya bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2018. Dana Desa kan programnya membangun? Anggaran pun cukup, mengapa terkesan asal jadi menurut warga? Ada apa semua ini ?”, keluh Junaidi Nasution (07/12/18).

Junaidi Nasution yang juga anggota Forum Jurnalis & Aktifis Se-Pantai Barat Madina, bersama rekan nya menegaskan akan melaporkan Kades Kampung Kapas II kepada Inspetorat Madina dan pihak Kejaksaan.

Baca Juga!  Mantan Ketua IMA Tabagsel Himbau Jangan Golput di Pilgubsu

“Penanggung jawab Dana Desa Kan kepala Desa? Ada apa dengan ini? Apakah ada niat lain oleh kepala Desa? Makanya dalam hal ini bersama rekan-rekan nanti, kita akan laporkan kades tersebut kepada Inspetorat dan kejaksaan”, ungkapnya.

Secara terpisah, Buktipers.com mencoba mengkomfirmasi kades Kampung Kapas II melalui telepon seluler dengan nomor tujuan 0822722857xx, tidak dapat dihubungi. Bahkan nomor tersebut memblokir semua panggilan.

Sementara itu, Sekretaris desa berinisial SD menjawab Pers Relis melalui pesan WA, mengaku bahwa itu bukan air bersih bang, itu sumur bor, mohon jangan di salah artikan, itu air bukan untuk di minum bang, cek dulu ke desa bang, biar balance, ini nomenclature kegiatan nya bang”, jawab nya, (Junaidi Nasution).

Editor : AndiGa

Loading...