Alasan Lama Ditinggal Istri, Kakek Ini Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

0
21
Tersangka saat diapit petugas.
Dijual Rumah

Pringsewu, buktipers.com – Seorang kakek berusia 63 tahun, berinisial DA alias Ateng, terpaksa ditangkap aparat Polres Pringsewu atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur, berinisial DBN (15).

Pelaku yang merupakan warga Pekon Yogyakarta Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu tersebut, diamankan di sebuah rumah kost, di Kuncup, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, pada Rabu (27/1/2021) lalu, pukul 23.00 WIB.

Kasat Reskrim, AKP Sahril Paison, SH, MH, mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP Hamid Andri Soemantri, Sik menjelaskan, terungkapnya peristiwa tersebut, setelah korban menceritakan perbuatan bejat pelaku kepada pihak keluarga. Lalu, pihak keluarga tidak terima dan melaporkannya, kepada pihak kepolisian.

Kronologis kejadian, berawal saat korban diajak oleh temanya, menginap di rumah pelaku. Dan saat sedang tidur, korban terbangun karena marasa ada yang menindihnya.

Dan saat terbangun, ternyata sudah ada pelaku di atas tubuhnya yang berusaha menyetubuhinya.

“Menurut keterangan korban,  dirinya sudah sekitar 10 kali disetubuhi oleh pelaku. Peristiwa pencabulan itu sendiri terjadi di rumah pelaku, yang mana saat kejadian tersebut, korban sedang menginap di rumah pelaku,”ujar Kasat Reskrim, pada Sabtu (30/1/2021) siang.

Pada saat itu, ujar Kasat melanjutkan, korban menolak dan sempat akan melawan, namun karena korban diancam dengan senjata tajam, maka korban hanya bisa pasrah dan menuruti kemauan bejat pelaku.

“Dalam aksinya, pelaku mengancam akan membunuh korban dengan menggunakan senjata tajam berupa golok dan pisau,” terangnya.

Menurut Kasat Reskrim, aksi pencabulan tersebut terjadi dalam rentang waktu pertengahan bulan Juli 2020 hingga pada Rabu Januari 2021.

Setelah berhasil kami amankan, di hadapan petugas, pelaku yang telah memiliki 3 anak dan 3 cucu ini mengakui semua perbuatanya.

Menurut pelaku, dirinya melakukan aksi tidak perpuji itu karena tidak mampu menahan nafsu birahi setelah 6 tahun ditinggal meninggal istrinya.

“Sebab pelaku melakukan pencabulan karena tidak mempu menahan nafsu birahi setelah ditinggal istrinya meninggal dunia,”jelas Sahril Paison.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, maka  pelaku berikut barang bukti, berupa satu bilah pisau dan pakaian korban telah diamankan di Mapolres Pringsewu.

“Pelaku dijerat dengan pasal 76 D jo pasal 81 ayat (1) dan (2) UU RI No 17 TH 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua  atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 15 tahun penjara,”pungkas Kasat.

 

(JN)