Aliran Air Sungai Mesuji Meluap, Dua Desa di Kecamatan Rawajitu Utara Tergenang Air

0
161
Tingginya curah hujan, mengakibatkan dua desa, di Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, tergenang air, menyusul meluapnya aliran air Sungai Mesuji, Jumat (5/6/2020), lalu.
Dijual Rumah

Rawajitu Utara, buktipers.com – Tingginya curah hujan, mengakibatkan dua desa, di Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, tergenang air, menyusul meluapnya aliran air Sungai Mesuji, Jumat (5/6/2020), lalu.

Dua desa yang terdampak luapan air Sungai Mesuji adalah Desa Sidang Muara Jaya dan Desa Sidang Sido Rahayu.

Hal itu disampaikan Mayor Inf Haris Nusantara, Komandan Koramil (Danramil) 426-03 Rawajitu, mewakili Komandan Kodim 0426 Tulang Bawang, saat melaksanakan pengecekan dan pemantauan luapan air, di Desa Sidang Sido Rahayu dan Desa Sidang Muara Jaya, bersama Babinsa.

Lanjut Mayor Haris, di wilayah Desa Sidang Sido Rahayu, ada sekitar 98 rumah warga yang tergenang air, dan di Desa Sidang Muara Jaya, ada 105 rumah.

Ketinggian air berkisar 20 cm hingga 50 cm, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Luapan Sungai Mesuji juga melumpuhkan transportasi yang ada di desa dan juga antar desa, ujarnya.

Namun air sekarang mulai surut, dan semoga jangan terjadi hujan besar, di hulu Sungai Mesuji karena air akan meluap kembali, harapnya.

Menurut Rempan (47), Ketua RK.01 Desa Sidang Muara Jaya yang rumahnya juga tergenang air mengatakan, naiknya air Sungai Mesuji sudah dirasakan sejak Kamis (4/6/2020) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB.

Khususnya warga yang rumahnya di bantaran sungai, air terasa semakin tinggi dan puncaknya terjadi dini hari tadi (Jum’at, 5- 6 – 2020, sekitar pukul 02.00 WIB), luapan air sungai hampir di setiap musim penghujan terjadi, tetapi untuk tahun ini adalah yang terbesar, katanya.

Hari ini air sudah semakin surut, semoga tidak terjadi luapan air lagi, sehingga kami semua menjadi semakin susah, katanya.

 

(Jun)