Amran Sinaga Didoakan Petani dan Solat Berjamaah Bersama Para Ustadz di Karang Bangun

0
337
Ir. H Amran Sianga MSi, mengadakan silaturahmi bersama para petani dan para ustadz, di Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (9/2/2020), pukul 10.00 WIB.
Dijual Rumah

Simalungun, buktipers.com – Wakil Bupati Simalungun, Ir. H Amran Sinaga MSi, mengadakan silaturahmi bersama para petani dan para ustadz, di Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (9/2/2020), pukul 10.00 WIB.

Kedatangan Amran Sinaga, disambut sangat antusias oleh warga yang mayoritas petani serta para ustadz di desa itu. Silaturahmi diadakan di warung kopi Wedang Jahe atau WJ, di Huta III, Simpang Parjo.

Hadir diantaranya, Ustadz Juahiddin Rahman, Syaiful Amri Simanjuntak, Pangulu Karang Bangun, Suparlan, para Gamot, tokoh pemuda, para petani dan kelompok tani, diantaranya Agustiar Purba (ketua kelompok tani) dan sekretarisnya, Herman Sembiring, Herman Maris Sinaga yang dikenal sebagai Sekjen Gerakan Kerukunan Bangsa (GKB) Siantar-Simalungun, Adon H.Simanjuntak, Yudi Siregar, Erny Frida Simanjuntak, Bambang EP Sinaga, Riandan serta sejumlah warga lainnya.

Wakil Bupati Simalungun, Ir. H Amran Sinaga MSi, dikenal sebagai birokrat atau PNS yang ahli dalam bidang pertanian, karena latar belakang pendidikannya juga bidang pertanian.

Amran Sinaga, pernah jadi PPL pertanian, menjadi Camat, sebagai Kabid Pertanian, Kadis Pertanian, Kadid Perkebunan, Kadis Kehutanan dan terakhir sebagai Wakil Bupati Simalungun.

Sekolah Amran Sinaga dari SD hingga sarjana juga di Simalungun, bahkan dalam mengabdi juga tetap di Simalungun.

Latar belakang sekolah dan SDM ini ternyata menjadi penyemangat bagi para petani itu, karena mereka mengaku mengharapkan adanya figur pemimpin yang paham tentang pertanian.

Dalam silaturahmi itu pun, para petani juga menanyakan kebenarannya niat Amran Sinaga untuk maju sebagai bakal calon Bupati Simalungun, periode 2020 ini.

Mendapat pertanyaan ini, Amran Sinaga menjelaskan, bahwa niatnya untuk maju sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati sudah sangat bulat. Semua ini kata dia bukan semata untuk menjadi penguasa di pemerintahan, tapi terlahir karena melihat pertanian Simalungun yang sangat membutuhkan keseriusan dan kesungguhan dari seorang pemimpin untuk mengelolanya.

Dia juga menjelaskan program-program prioritasnya kalau nanti dikabulkan Allah untuk maju dan jadi pemimpin di Simalungun.

Selain permasalahan infrastruktur, seperti jalan, irigasi, pendidikan, kesehatan, serta pariwisata. Dan paling utama, kata dia, adalah untuk fokus membangun sektor pertanian.

Karena di Simalungun ini, mayoritas rakyatnya hidup dari pertanian. Dan bumi Simalungun, katanya lagi, adalah daerah yang sangat subur untuk ditanami berbagai macam tanaman.

Belum lagi peternakannya, Simalungun sangat potensial untuk mengembangkan sektor peternakan, asalkan kepala daerahnya benar-benar peduli semuanya itu akan terwujud, katanya.

Pada kesempatan silaturahmi itu, para petani juga menyampaikan berbagai keprihatinan mereka. Misalnya, sulitnya belakangan ini mendapatkan pupuk bersubsidi, belum lagi pola tanam yang sangat tidak menguntungkan para petani, persoalan harga gabah juga jadi keluhan karena tidak berpihak pada petani, sementara harga beras malah naik tapi gabah selalu turun.

Mendengar jawaban dan program-program kerja yang dipersiapkan Amran Sinaga yang mengatakan kalau nanti diijinkan Allah, memimpin di Simalungun, sangat didukung dan direspon para petani itu.

Sehingga para ustadz dan para petani yang hadir dalam pertemuan itu bersama-sama mendoakan Amran Sinaga agar dimudahkan Allah menuju cita-citanya. Doa dibawakan Ustadz Juahiddin Rahman.

Usai silaturahmi di warung kopi Wedang Jahe, para ustadz itu mengajak Arman Sinaga untuk ikut solat zuhur bermajamaah, di Masjid As-Solihin Huta III.

Sebelum solat zuhur, kedatangan Amran Sinaga disambut para ustadz, para jemaah dan pengurus Pondok Pesantren An Nur, Nagori Karang Bangun.

Diantaranya, Ustadz Mohammad Siddiq (Kepala Pesantren An Nur), Ustadz Mohammad Azron, Ustadz Juahiddin Rahman, Ustadz Mohammad Yamin (imam solat), dan Ketua Nazir Masjid, Syaiful Amri Simanjuntak.

Sebelum solat zuhur, para ustadz dan Amran Sinaga serta para jemaah berdiskusi banyak tentang pendidikan agama dan mengenai prilaku ummat serta perilaku pemimpin.

(Rel)