Anak Yatim Ini Trauma Saat Satpol PP Bentrok dengan Pedagang Pasar Lelo

0
319
Nek Katinem memeluk cucunya Putri saat terjandi bentrok Satpol PP dengan Pedagang Pasar Lelo Sei Rampah.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Putri (10), bocah anak yatim yang sering ikut menemani neneknya, Katinem (61), warga Senayan Pekan Selasa Sina Kasih, Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, mengalami trauma saat petugas Satuan Satpol PP, memaksa pedagang Pasar Lelo agar tutup, Minggu (9/1/2022) sore.

Betapa terkejutnya Nek Katinem bersama cucunya saat ratusan Satuan Satpol PP memaksa para pedagang agar segera menutup dagangannya dan saling bentrok.

Bukan sekedar trauma, Putri, pelajar kelas IV yang bersekolah di SD Sina Kasih ini, kakinya pun ikut terinjak dan menjerit saat Satuan Satpol PP bentrok dengan pedagang.

Bentrok Satpol PP dengan Pedagang Pasar Lelo Sei Rampah.

Nek Katinem saat di lokasi kepada wartawan, Minggu (9/1/2022) sore mengatakan, “saya dan cucuku sama sekali tidak mengetahui akan adanya bentrok seperti ini, dan saya membawa dagangan untuk dijual lumayan jauh dan saya sudah belasan tahun berjualan di Pasar Lelo, namun baru kali ini saya merasakan penderitaan sebagai pedagang”.

Coba lihat yang saya jual cuma daun singkong, jantung pisang dan juga kue, ini semua untuk menghidupi cucu saya yang masih sekolah, dia juga sebagai anak yatim, tambahnya.

“Dan jujur, saya juga bersama cucuku Putri tidak pernah menerima bantuan dari Pemerintah dan bantuan sekolah kepada cucuku,” ucap Nek Katinem, sambil menangis memeluk cucunya itu.

 

(ML.hrp)