Ancam Sebar Foto Bugil, Pria Ini Cabuli Keponakan Selama 3 Tahun

0
184
Paman cabuli keponakan di Pekalongan. Foto: Robby Bernardi/detikcom
Dijual Rumah

Buktipers.com – Pekalongan

Seorang pria tega mencabuli keponakannnya sendiri di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Aksi pencabulan ini dilakukan S selama bertahun-tahun dengan mengancam akan menyebarkan foto tak senonoh korbannya.

Pelaku berinisial S ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Pekalongan saat berada di rumahnya. Korban yang kini masih berusia 15 tahun dicabuli pelaku selama 3 tahun terakhir.

Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan mengatakan, kasus ini terungkap karena laporan orangtua korban. Dari laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan keterangan dari saksi pelapor, saksi korban dan saksi lainnya.

“Pelaku ini melakukan (pencabulan) dengan ancaman. Bila korban tidak mau, pelaku akan menyebarkan foto tidak senonoh korban di sosial media,” kata Wawan Kurniawan dalam jumpa pers, Jumat (5/4/2019).

Bambang menjelaskan bahwa aksi S dilakukan di rumah korban sejak tahun 2016 hingga tahun 2019. Korban diketahui tinggal serumah dengan neneknya karena orangtuanya bekerja di luar kota. Sedangkan rumah pelaku sendiri berdekatan dengan rumah korban.

S mengaku awalnya dirinya terpancing dengan foto-foto fulgar korban di ponselnya yang pernah dipinjam korban untuk berfoto-foto.

“Nemu foto-foto (korban) di handphone. Terus saya paksa,” kata pelaku.

Setiap kali akan melakukan pencabulan, pelaku mengancam korban.

“Saya curi Pil KB milik istri saya, agar (korban) tidak hamil,” katanya.

Pencabulan ini terkuak saat korban menangis karena tidak tahan dengan perbuatan pamanya sendiri. Korban dipaksa kembali untuk melayani pelaku namun korban menolak. Korban kemudian ditampar pelaku.

Korban yang menangis langsung menelpon saudaranya. Hingga akhirnya orangtua korban pulang dan melaporkan pelaku ke polisi.

“Korban mengalami shock berat atas perbuatan pelaku,” tambah Wawan Kurniawan.

Akibat perbuatanya tersebut, tersangka akan bisa dijerat dengan Pasal 76 D, tentang undang-undang Perlindungan Anak yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Sumber : detik.com