Beranda Tipikor Anggaran Pemkab Bocor, Syirwan : Inspektorat Tak Jalani Tupoksi

Anggaran Pemkab Bocor, Syirwan : Inspektorat Tak Jalani Tupoksi

141
0
Loading...

Buktipers.com-Pringsewu (Lampung),

Ketua Warung Negara 88 Humas Mabes Polri Unit 13 Lampung ( WN 88 Humas Mabes Polri ), Drs Syirwan Syahyalam mengatakan, dugaan kebocoran anggaran di pemkab Pringsewu yang lagi viral di beberapa Media seharusnya disambut baik dan harus ditindaklanjuti instansi terkait yang ada di kabupaten Pringsewu, sebagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan penggunaan uang rakyat di pemda setempat,” kata Syirwan,” Selasa (14/8/18).

Lanjutnya dugaan kebocoran penggunaan anggaran di sekretariat Pemda memang patut diduga karena terjadi mengingat sudah beberapa tahun yang lalu hingga tahun 2018 anggota PDHL menerima anggaran pengamanan dan pengawalan tersebut, sementara anggaran tidak sedikit sangat Fantastis yang ditenggarai bermasalah.

Baca Juga!  KPK Jelaskan Kronologi Tangkap Tangan Suap Pembangunan PLTU Riau-1

“Viralnya pemberitaan di beberapa media membuka kebocoran anggaran di Sekretariat pemkab harus direspon positif, mengingat di tengah krisis kepercayaan publik terhadap para pejabat pemerintah, ternyata masih ada pegawai kecil yang berani bersuara lantang membongkar adanya kebocoran dana disekretariat Pemkab kabupaten pringsewu,”ungkapnya.

Untuk itu Inspektorat harus berani melakukan audit secara serius dan transparan terkait dengan informasi ini yang kemudian dapat melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan atas terjadinya kebocoran anggaran dan Prilaku Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN),di pemkab setempat.

Informasi adanya kebocoran penggunaan uang rakyat di sekretariat Pemkab Pringsewu, ini juga menggambarkan lemahnya pengawasan penggunaan anggaran oleh Inspektorat kabupaten Pringsewu.

Informasi awal ini harusnya bisa menjadi momentum Inspektorat untuk berbenah dengan melakukan perbaikan kualitas kerja instansi jangan cuma bisa mengeluarkan perintah priksa sini priksa sana hasil untuk epek jeranya tidak ada hilang di telan alam.

Baca Juga!  Gubernur Jambi Zumi Zola Resmi Ditahan, Ini Pernyataan Resmi KPK

“Selama ini Inspektorat terlihat lemah contohnya beberapa waktu lalu pada saat adanya beberapa kasus selingkuh di pemkab setempat, tidak masuk kerja sudah berbulan bulan bahkan bertahun, salah satu penyebabnya dikarenakan lemahnya Inspektorat dalam melakukan pengawasan,”tuturnya.

Menurutnya, untuk kasus adanya kebocoran dana di sekretariat ini Inspektorat harus bisa menunjukan kepada publik secara transparan.

Bila memang hal ini terjadi adanya temuan kebocoran terhadap penggunaan keuangan pada sekretariat pemkab sebagaimana informasi yang dilontarkan salah satu pegawai disekretariat pemkab di beberapa media seharusnya Inspektorat tidak memandang bulu siapa pun dia pejabatnya, sesuai tupoksinya, tindak tegas dengan mengeluarkan rekomendasi untuk membawa permasalahan ini sampai pada proses hukum,” tegas Syirwan.

Baca Juga!  HBA ke 58 ,120 Atlit Tenis Meja Ramaikan Kajari Cup 1

Sementara Inspektur Dr Endang Budiarti ketika dimintai keterangannya oleh awak media lewat telepon selulernya hanya menjawab singkat akan melakukan klarifikasi dengan sekretaris daerah( sekda)

“Klarifikasi dengan sekda “(nang/red)

Loading...