Anggota KUD Maju Bersama Desa Perdamean Baru Gelar RAT Luar Biasa, Ketua Panitia Lontarkan Rasa Kecewanya

0
346
Anggota KUD Maju Bersama Desa Perdamean Baru gelar RAT luar biasa. (Foto/Junaidi Nasution)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Madina (Sumut)

Berahirnya masa jabatan Pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Maju Bersama, di tahun 2018 yang lalu, dan tidak pernah melaksanakan RAT (Rapat Anggota) mulai tahun 2014, mendorong  anggota melaksanakan rapat anggota luar biasa, di Desa Pardamean Baru, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), di gedung SDN Pardamean Baru, Minggu (31/3/2019).

Pantauan buktipers.com, turut hadir Kabid Dinas Koperasi Madina, Satruddin SH, Camat Natal Riplan, Kacabjari Natal, Ardiansyah SH, Kapolsek Natal, Danramil Natal, Kades Kampung Sawah, Kades Pardamean Baru, Adinsyah, Ketua KNPI Natal, Hendra Barani Hutasuhut dan para Anggota KUD Maju Bersama.

Tujuan RAT luar biasa tersebut, memilih pengurus dan Badan Pengawas (Bapem), demi kemajuan koperasi kedepannya.

Hasil pemilihan pengurus, Ardinsyah terpilih sebagai ketua, wakil ketua,  Amlan, sekretaris, Hendra Barani Hutasuhut, wakil sekretaris, M.Arif, bendahara, Asruddin, dan ketua Bapen, Satruddin SH.

Anggota KUD Maju Bersama Desa Perdamean Baru gelar RAT luar biasa. (Foto/Junaidi Nasution)

Ketua terpilih, Ardinsyah dalam sambutannya, mengatakan, “besar harapan kami, mohon bimbingan dan do’a nya untuk kami ke jalan yang benar, supaya koperasi kita akan lebih baik kedepannya,”harapnya.

Camat Natal juga berharap pada pengurus terpilih, supaya mempertontonkan dan mensajikan pengurus yang baik dan bekerja dengan baik.

“Coba pertontonkan pada kami dan coba sajikan pada kami cara mengurus koperasi yang baik. Saya yakin dan percaya, pada pengurus terpilih bisa bekerja dengan baik. Mari kita berjalan sama – sama untuk menjalan koperasi maju bersama,”harap Riplan.

Panitia RAT luar biasa KUD Maju Bersama, Hendra Barani Hutasuhut, merasa kecewa terhadap pihak PTPN 4 yang tidak hadir dalam RAT tersebut, padahal mitra kerja KUD Maju Bersama, dalam pengelolaan kebun plasma kelapa sawit.

“Saya merasa kecewa terhadap manajemen perusahan PTPN 4, yang tidak hadir dalam RAT ini, karena PTPN 4 merupakan mitra kerja KUD Maju Bersama, dalam pengolaan kebun plasma untuk masyarakat. Entah apa alasannya, mereka tidak ada yang hadir,”ungkap Hendra.

(Junaidi Nasution)