Angin Kencang Disertai Hujan Landa Sergai, Pohon Mahoni Tumbang Halangi Pengguna Jalan

0
49
Terlihat pohon mahoni tumbang menghalangi pengguna jalan.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Satu batang pohon Mahoni berukuran besar dan diperkirakan berumur belasan tahun tumbang, persis di tengah Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Dusun IX, tidak jauh dari simpang Belidaan Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Senin (8/11/2021), pukul 16.00 WIB.

Menurut Rian (17), salah satu warga setempat yang rumahnya dekat pohon tumbang tersebut mengatakan, kurang lebih pukul 16.00 WIB, cuaca gelap dan hujan disertai angin kencang, dan tiba-tiba terdengar suara seperti ada sesuatu yang runtuh.

Lalu dia keluar rumah dan melihat pohon Mahoni di depan rumahnya tumbang, persis melintang di jalan.

“Namun, pada saat itu lalulintas di jalan sepi, mungkin karena hujan,”ucapnya.

Tapi, saat pohon itu tumbang, tiba-tiba lewat pengendara Becak Bermotor (Betor), dan spontan ngerem mendadak, dan hanya kaca spionnya yang kena dahan pohon, kata Rian.

Hal senada juga dikatakan Syahrial (49), warga Dusun IX Sei Rampah.

Kabid Perumahan, Arie Fadli Utami.

Ia melihat pohon Mahoni tumbang melintang persis di tengah Jalinsum, tepatnya dekat simpang masuk ke Belidaan, dana pada saat kejadian cuaca gelap, hujan disertai angin kencang. Karena Syahrial kerja di Dinas Perkim Sergai, langsung menghubungi Kabid Perumahan atasannya.

Mendapat laporan dari rekan kerjanya, Arie Fadli Utami, selaku Kabid Perumahan Dinas Perkim Sergai langsung tanggap, dan meluncur ke tempat kejadian.

Arie Fadli Utami kepada buktipers.com di lokasi, membenarkan adanya pohon Mahoni tumbang, persis melintang di tengah Jalinsum, tepatnya di Dusun IX Sei Rampah.

Awalnya, kita dapat telpon dari Pak Syahrial, salah satu rekan kerja, sekitar pukul 16.10 WIB dan kita langsung menuju kesini, katanya.

Pohon mahoni yang tumbuh di pinggir jalan ini umur tidak terlalu tua, namun tumbangnya pohon Mahoni itu diduga akibat akar pohon tidak dapat menahan beban berat, lantaran pohon mahoni itu berdiri tumbuh dekat paret.

Dan saat inikan musim penghujan juga di Sei Rampah masih digenangi banjir mungkin tanah berdiri tumbuhnya pohon mahoni tersebut terkikis oleh air mungkin itu penyebabnya, kata Arie.

Jadi, untuk memperlancar arus lalulintas, kita dari Dinas Perkim bersama warga setempat bergotong royong memotong batang pohon menggunakan mesin shinso dan memindahkan pohon Mahoni yang tumbang ke pinggir jalan, pungkas Kabid Perkim, Arie Fadli Utami.

 

(ML.hrp)