Beranda Lintas Provinsi Antisipasi Kabut Asap Akibat Karhutla, Disdik Kalteng Himbau Pelajar Pakai Masker

Antisipasi Kabut Asap Akibat Karhutla, Disdik Kalteng Himbau Pelajar Pakai Masker

64
0
Kadisdik Provinsi Kalteng, Slamet mengeluarkan surat edaran terkait kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan. (Foto/Hadiboy)
Loading...

Palangka Raya, buktipers.com – Kabut  semakin menebal dan kemarau belum bisa dideteksi kapan berakhir. Dan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang terjadi di seluruh kabupaten/kota, mulai mengganggu kualitas udara di seluruh Kalteng.

Terkait hal itu, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng, mengambil kebijakan demi keselamatan para pelajar.

“Kami telah mengadakan rapat, khusus untuk mengambil langkah antisipasi terkait kabut asap Karhutla. Salah satunya dengan mengurangi jam pelajaran, serta memundurkan jam (30 menit) masuk sekolah, ”ungkap Kadisdik Provinsi Kalteng, Slamet, Sabtu (10/8/2019).

Katanya, kebijakan mengurangi jam pelajaran serta memundurkan jam belajar masuk sekolah tersebut, setelah mempertimbangkan kondisi udara di seluruh Kalteng, melalui Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang menggunakan kategori tidak sehat,  akibat terjadinya Karhutla.

Baca Juga!  Polres Simalungun Ungkap Jaringan Narkoba Antar Daerah

“Maka masuk sekolah  mulai pukul 06.30 WIB, pukul 07.00 WIB sudah diberlakukan melalui surat edaran per 2 Agustus lalu,” jelasnya, dengan nomor surat 421/1391/VIII/19.

Sementara untuk jam pelajaran, lanjut Slamet, maka akan dilihat dari pengaturan durasi per jam pelajaran. Yaitu untuk jenjang SMA SMK SLB, 40 menit sesuai propesional  sekolah masing – masing yang tidak mengurangi jam pulang

Masih dalam kebijakan berikutnya, sambung Slamet, kegiatan fisik di luar sekolah harus dilepas sementara.

“Intinya, proses pembelajaran yang berlangsung di luar ruangan, praktik olahraga atau kegiatan lain yang melibatkan kegiatan fisik di lapangan agar ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran teori di ruang kelas,” jelasnya.

Baca Juga!  Cegah Diare dan ISPA karena Kabut Asap, Puskesmas Tempirai Bagi Masker Gratis

“Tak kalah penting diingatkan para peserta didik mengenakan masker,”ujarnya.

Disampaikan Slamet, edaran atau ketentuan dalam pengaturan mengurangi jam pelajaran serta memundurkan jam masuk sekolah tersebut, berlaku selama kabut asap.

Mengenai libur total karena kabut asap, kita selalu koordinasi dengan Gubernur Kalteng.  Kita liat dulu perkembangan cuaca dalam kemarau ini, ujarnya.

“Dalam beberapa pekan terakhir ini terus terjadi penebalan asap kabut. Namun sampai saat ini, proses kegiatan belajar mengajar tidak tertunda, ”tandasnya kepada buktipres.com.

 

(Hadiboy)

Loading...