Antisipasi Penyakit Hepatitis, Dinkes Berikan Penyuluhan Di SDN 17 Kayuagung

0
362
Dijual Rumah

Buktipers.com – Kayuagung (Sumsel)

Terkait ditemukannya dugaan kasus penyakit hepatitis, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kutaraya menggelar penyuluhan pentingnya prilaku hidup bersih dan sehat pada murid SDN 17 Kayuagung Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kemarin

Pihak Dinas Kesehatan OKI dan Puskemas Kutaraya secara bergiliran memberikan penyuluhan. Disebutkan, gejala hepatitis penyebarannya bisa lewat makanan yang terkontaminasi dari makanan yang kurang bersih. Sebagai langkah pencegahan yakni dengan membiasakan cuci tangan tangan sampai bersih, sebab virus tersebut mudah menyebar.

“Satu saja yang kena maka bisa menular ke yang lain dengan cepat. Hepatitis bisa dikenali dengan gejala di antaranya, sakit perut, panas mengigil, lesu, lemas, mual, muntah dan mata berwarna kuning dan tangan menjadi kuning dan Virus hepatitis ini dapat menyerang hati”. Ujar Kepala Puskesmas Kutaraja, dr. Isa Dwiyono

Jadi cara pencegahan penyebaran virus ini dengan mencuci tangan pakai sabun, jangan jajan sembarangan dan mulai sekarang bawa makanan dari rumah.

“Kegiatan ini merupakan bagian promosi meningkatan kesehatan, lebih baik mencegah dari pada mengobati untuk itu kita lakukan penyuluhan. Melalui puskesmas ,usaha kesehatan sekolah (UKS) tetap jalan demikian juga penyuluhan tetap kita laksanakan. Kita harapkan masyarakat memahami pentingnya pemahaman hidup bersih dan sehat”. ujarnya.

Terpisah Kepala Sekolah SDN 17 Kayuagung, Elmanani,S.Pd menharapkan dengan kedatangan dan penyuluhan dari pihak Dinkes, anak- anak dan penjual memahami pentingnya perilaku hidup sehat.

” Pagi tadi kita lakukan yasinan dan sholat, dengan membiasakan diri akan kebersihan. Kelanjutannya kita meminta anak membawa bekal dari rumah dan akan memberi nasehat akan pentingnya kebersihan dengan cuci tangan yang bersih pakai sabun. Dan kita harapkan orang tua siswa juga pro aktif dalam mengawasi dan mendukung pentingnya pola hidup bersih dan sehat”,tegasnya.

Sementara itu Kadis Kesehatan OKI M.Lubis melalui Kasi Surveilen dan Imunisasi bidang Penanggulangan dan Pencegahan, M.Arifin menjelaskan terkait dugaan adanya kasus hepatitis tersebut pihaknya sudah melakukan pengujian.

” Iya pak, pemeriksaan serum darah yang kami kirim dengan sampel air. Mudah-mudahan hasilnya bisa cepat diketahui”. pungkasnya (firman/red)