Beranda Politik Anton Curigai ada Pengalihan Suara, Begini Harapannya pada Penyelenggara Pemilu 

Anton Curigai ada Pengalihan Suara, Begini Harapannya pada Penyelenggara Pemilu 

176
0
Anton Sihombing.(ist)
Loading...

Buktipers.com = Simalungun

Anton Sihombing salah satu Caleg DPR RI dari Partai Golkar di Dapil Sumut III mencurigai ada upaya pengalihan suara. Hal itu ditengarainya justru terjadi antar sesama Caleg dari partai yang sama.

Kecurigaannya itu diungkapkan politikus Partai Golkar, Anton Sihombing kepada wartawan di Tiga Balata, Simalungun, Jumat (19/4/2019).

Berdasarkan kecurigaannya itu, Anton berharap agar penyelenggara Pemilu tetap bekerja profesional dan taat aturan.

“Jangan mau dipengaruhi oleh Caleg maupun tim sukses menggeser atau merubah suara,” tukasnya.

Publik saat ini tambah Anton tengah konsentrasi mengikuti perkembangan perolehan suara para Caleg.

Bila ada pergeseran suara atau perubahan tidak sesuai dengan C1 Plano yang diklaim caleg tertentu lebih unggul meski faktanya berbeda, masyarakat dan timnya ujar Anton akan melakukan perlawanan dan menempuh jalur hukum. “Jangan coba-coba C1 Plano dirubah atau buat C1 Plano tiruan. Kita akan lawan,” pungkasnya.

Baca Juga!  Polres Nias dan Bawaslu OTT Caleg DPRD Sumut dari Partai Gerindra, Uang Rp60 Juta Diamankan

Anton juga menjelaskan, DPD I Golkar Sumut saat ini tengah mentabulasi data perolehan suara pemilihan legislatif di setiap tingkatan.

Hasil sementara, suara Golkar untuk DPR-RI di tiga daerah pemilihan (Dapil) khususnya Sumut III cukup menggembirakan. Hanya saja kata dia, ada upaya sistematis melakukan politik tidak beradab dengan cara mengalihkan suara antar caleg.

“Kita mengendus adanya pengalihan suara antar Caleg di Golkar khususnya dapil Sumut III,” ungkap Anton.

Dapil Sumut III meliputi 10 kabupaten kota, salah satunya Kota Tanjung Balai. Suara di daerah itu berdasarkan data yang tercatat di tabulasi Golkar Sumut, Anton mendapatkan 1.109 suara,

Jumlah perolehan suara miliknya kata dia, tak sebanding dengan apa yang telah diperjuangkannya hingga masyarakat bisa menikmatinya.

Baca Juga!  KMPG : Hibahkan Saja Kantor DPP Golkar ke Polres Jakarta Barat

“Saya sudah berkali- kali datang ke Tanjung Balai. Kita bawa Komisi V. Kita bawa anggaran infrastruktur jalan lingkar, bedah rumah, jembatan gantung. Masa yg milih 1.109 orang,” keluh dia.

Disparitas itu dicurigai Anton adanya upaya sitematis oknum tak bertanggungjawab untuk memenangkan Caleg tertentu.

Lantas, Anton pun menyesalkan jika hal itu benar terjadi, dan tentu sangat mengecam poltik sistematis itu. Bagi Anton sendiri, ini bukan perkara menang atau tidak.

Kondisi demikian, Anton menegaskan, akan segera melaporkan politik kotor itu ke DPP Golkar, termasuk ke polisi dan penyelenggara pemilu.(ril/red)

 

Loading...