Apes, Uang Rp 200 Juta Milik Caleg Gerindra Diembat Rampok

0
183
Kaca mobil caleg Gerindra dipecah maling. (Foto: Dok Humas Polres Aceh Timur)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Kota Langsa (Aceh)

Perampokan dengan modus pecah kaca mobil terjadi di pusat perkantoran daerah Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Pelaku menggasak uang senilai Rp 200 juta.

Informasi dihimpun detikcom, mobil Honda CRV warna putih berpelat BL-79-FZ yang digondol maling tersebut milik T Zainal Abidin, seorang Caleg DPR RI dari Gerindra. Dia merupakan warga Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (29/5) siang tergolong nekat. Pelaku yang diduga lebih dari seorang itu melakukan aksinya di pusat perkantoran pemerintahan Aceh Timur.

Dari keterangan korban, uang tersebut baru saja ditariknya dari sebuah bank di kawasan Kota Langsa. Uang sebesar Rp 200 juta itu akan dipergunakan untuk lebaran.

Setelah melakukan penarikan, korban bersama rekannya menuju pusat perkantoran pemerintahan Aceh Timur. Setibanya di tempat tujuan, korban langsung masuk ke gedung perkantoran tersebut. Namun, baru beranjak lima menit berjalan suara seperti keributan terdengar dari arah luar.

“Saat korban melihat ke luar. Ternyata mobilnya sudah dikerumuni warga dan kaca sebelah kanan bagian tengah pecah. Uang di dalamnya sebanyak Rp 200 juta ikut raib. Warga yang melihat sempat mengejar namun pelaku berhasil kabur,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Dwi Arys Purwono dalam keterangannya, Kamis (30/5/2019).

Dwi Arys menyebutkan, dari keterangan salah seorang saksi mata. Ia melihat dua orang berada di dekat mobil korban. Satu diantara mereka duduk di atas sepeda motor. Awalnya, dia mengaku tidak mencurigai kedua orang tak dikenal itu.

“Dari keterangan saksi tersebut, pelaku itu tidak memakai penutup muka atau helm saat beraksi. Mereka berada persis pada posisi kaca mobil yang pecah. Beberapa saat kemudian, mereka kabur dengan mengeluarkan sesuatu yang diambilnya dalam mobil,” sebut Dwi Arys.

Dwi Arys menyebutkan pihaknya sudah mendapat laporan dari korban. Saat ini, tim sedang melakukan penyelidikan guna menangkap para pelaku untuk diadili.

“Kita sedang melakukan penyelidikan berdasarkan hasil olah TKP dan juga keterangan dari pada para saksi,” tambah Arys.

Sumber : detik.com