Asisten III Pimpin Rembuk Percepatan Pencegahan Stunting di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

0
35
Asisten III Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, Zaid Harahap, pimpin rembuk stunting, di ruang rapat Bappeda dan serentak secara virtual dengan Kecamatan, Puskesmas, RSUD, OPD terkait Jum'at (23/10/2020).
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Asisten III Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, Zaid Harahap, pimpin rembuk stunting yang dihadiri Kaban Bappeda Labuhanbatu, Hobbol Z Rangkuti, Kepala dan perwakilan  OPD, di ruang rapat Bappeda dan serentak secara virtual dengan Kecamatan, Puskesmas, RSUD, OPD terkait Jum’at (23/10/2020).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dalam paparannya menyampaikan, penyelenggaraan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara konvergen dilakukan dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting.

Dalam pelaksanaannya, upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting dilakukan mulai dari tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi. Ada 8 (delapan) tahapan aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting diantaranya melakukan review kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait penurunan stunting selama satu tahun terakhir.

Usai membuka kegiatan, Asisten III menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan rembuk stunting dengan metode virtual.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian penting dari aksi percepatan penurunan stunting dari 8 aksi yang tidak boleh terlewatkan. Rembuk stunting merupakan sebuah wadah musyawarah semua pihak dalam rangka menurunkan prevalensi dan intervensi penanganan stanting.

Terkait hal itu, Zaid menghimbau agar musyawarah stanting dilakukan dengan serius dan menghasilkan komitmen yang terbaik dalam upaya mewujudkan zero stunting di Kabupaten Labuhanbatu.

Kegiatan rembuk stunting dilanjutkan dengan presentasi yang disampaikan oleh narasumber dari Bappeda dan presentasi 5 panel Dinas, yaitu Dinas Kesehatan, Dispemdes, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Komunikasi dan Informatika.

Dilain sisi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, H. Kamal Ilham S.Km. M.Kes, di dampingi Kabid Kesmas, Friska Simanjuntak SKM menyebutkan, masalah stunting atau kerdil harus menjadi topik utama Pemkab Labuhanbatu yang harus segera diselesaikan, karena dari sini pangkal meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu.

Disebutkan Kamal, segala lini apsektor harus komit membangun sinergitas ataupun Pokja untuk mengentaskan masyarakat Labuhanbatu dari stunting.

 

(Syafii Harahap)